Radar Perbatasan, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan terus memperkuat fondasi ekonomi desa melalui pengembangan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Busung oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan, pada Kamis, 1 Januari 2026, bertepatan dengan gelaran Pesta Gonggong Gurun Telaga Biru.
Koperasi yang berdiri di kawasan wisata Gurun Telaga Biru, atau dikenal juga sebagai Gurun Pasir Busung, ini dirancang sebagai penopang utama aktivitas ekonomi para pedagang lokal. Kawasan tersebut merupakan salah satu destinasi unggulan Bintan yang terus berkembang dan ramai dikunjungi wisatawan, termasuk turis mancanegara.
Dalam sambutannya, Roby menegaskan bahwa koperasi harus menjadi pilar ekonomi kerakyatan di desa. Menurut dia, kehadiran KMP Desa Busung diharapkan mampu meningkatkan kemandirian dan daya saing UMKM, sekaligus berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat.
“Koperasi harus menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Dengan hadirnya Koperasi Merah Putih Desa Busung, kami berharap para pelaku UMKM di kawasan Gurun Pasir Busung semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata Roby.
Selain menyediakan akses permodalan, koperasi ini juga berfungsi sebagai wadah pengelolaan usaha bersama, penguatan sistem pemasaran, serta peningkatan kualitas produk dan layanan. Pemerintah daerah, kata Roby, berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan agar koperasi dan UMKM dapat tumbuh sehat seiring pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Bintan, Asy Syukri, menyebut KMP Desa Busung memiliki model kolaborasi yang unik dan relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di kawasan wisata.
“Koperasi ini menjadi penyokong kebutuhan dagangan UMKM yang berjualan di Gurun Telaga Biru. Saat ini ada sekitar 18 UMKM lokal yang menjadi anggota koperasi dan memperoleh pasokan barang dari KMP Busung. Ini kolaborasi yang saling menguntungkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Busung, Rusli, mengaku terharu dan bangga karena koperasi yang berdiri di kawasan wisata tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Bintan, bersama Asisten Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata RI Dedi Ahmad Kurnia, unsur Forkopimda Bintan, serta anggota DPRD Bintan.
Menurut Rusli, keberadaan koperasi menjadi suntikan semangat baru bagi desa dalam memajukan ekonomi masyarakat berbasis UMKM lokal yang menopang sektor pariwisata.
Ketua KMP Desa Busung, Silvia Norasita, mengatakan koperasi ini dibangun dari semangat kebersamaan dan modal yang dihimpun secara swadaya oleh para anggota. Untuk menjaga keberlangsungan usaha, koperasi juga bekerja sama dengan distributor melalui pola konsinyasi atau sistem titip jual.
“Kami berharap modal yang dihimpun bersama ini bisa memberi manfaat positif dan terus berkembang,” ujar Silvia.
Peresmian KMP Desa Busung ditandai dengan pemotongan pita oleh Asisten Deputi Pariwisata RI bersama jajaran Forkopimda dan DPRD Bintan, dilanjutkan dengan peninjauan gerai sembako koperasi.
Manfaat koperasi ini dirasakan langsung oleh pelaku UMKM. Ides, pedagang mi goreng di kawasan Gurun Telaga Biru yang dengan senang hati bergabung sebagai anggota KMP Busung dan mengaku terbantu dengan kehadiran KMP Busung.
“Kami bisa berutang dulu, bayarnya sore. Tidak perlu belanja jauh-jauh lagi, dan harganya juga masih rata-rata,” katanya.
Dengan berdirinya Koperasi Merah Putih Desa Busung, roda perekonomian desa diharapkan semakin bergerak, membuka peluang usaha baru, serta menjadikan Busung sebagai contoh desa mandiri berbasis koperasi dan UMKM di Kabupaten Bintan.
Peresmian koperasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Khazalik, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bintan, anggota DPRD Bintan Aisyah dan Siti, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Bintan, Camat Seri Kuala Lobam, serta Pelaksana Tugas Camat Teluk Sebong.
Editor: Budi Adriansyah

















