banner 728x250

Kepri Mengetuk Pintu Duka Sumut dengan Bantuan Rp1,15 Miliar

Solidaritas lintas provinsi hadir di Posko Bencana Medan, membawa harapan bagi ribuan warga Sumatera Utara yang terdampak bencana alam

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Medan – Di tengah suasana duka dan kerja kemanusiaan yang belum usai, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) datang membawa kabar baik ke Sumatera Utara. Pada Senin, 22 Desember 2025, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menyerahkan secara simbolis bantuan kemanusiaan senilai Rp1,153 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Penyerahan bantuan berlangsung di Posko Darurat Bencana Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, dan diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sumut, Surya. Bantuan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas antardaerah di saat Sumut masih berjibaku dengan dampak bencana alam yang meluas.

banner 325x300

Total bantuan Rp1,153 miliar itu dihimpun dari berbagai sumber di Kepri: Pemprov Kepri menyumbang Rp500 juta, Baznas Kepri Rp200 juta, donasi masyarakat Kepri Rp400 juta, serta donasi masyarakat Kabupaten Lingga sebesar Rp53 juta. Angka-angka ini bukan sekadar nominal, melainkan potret kepedulian kolektif masyarakat Kepri terhadap saudara mereka di Sumut.

Nyanyang Haris Pratamura hadir bersama jajaran Pemprov Kepri, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kepri T.S. Arif Fadillah, Kepala Dinas Sosial Mahadi Rahman, Ketua Baznas Kepri Arusman Yusuf, serta perwakilan dari BPKAD dan BPBD Kepri.

Dalam sambutannya, Nyanyang menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa Sumatera Utara. Dia menegaskan bahwa kehadiran Kepri bukan sekadar seremoni, melainkan membawa amanah dan empati dari seluruh masyarakat Kepri.

“Kami hadir membawa kepedulian masyarakat Kepulauan Riau. Kami turut berduka dan mendoakan agar saudara-saudara kita di Sumatera Utara diberi kekuatan, serta dapat segera bangkit dan pulih,” ujar Nyanyang.

Dia juga mengajak semua pihak untuk terus menyalakan semangat gotong royong dan berlomba-lomba dalam kebaikan, agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan merata.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban para korban dan membantu pemerintah daerah dalam penanganan darurat maupun pemulihan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut Surya menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan bantuan dari Pemprov Kepri beserta masyarakatnya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi suntikan moral di tengah situasi yang tidak mudah.

“Bantuan ini sangat berarti dan membuktikan bahwa Sumatera Utara tidak sendiri menghadapi musibah ini. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan seluruh masyarakat Kepri,” kata Surya.

Surya memaparkan bahwa bencana yang terjadi sejak 25 November 2025 telah berdampak pada 14 kabupaten dan 5 kota di Sumatera Utara. Hingga kini, wilayah yang masih merasakan dampak terberat adalah Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Kota Sibolga.

Sejumlah desa masih terisolasi akibat akses jalan yang terputus, sehingga distribusi bantuan terus diupayakan melalui berbagai jalur. Hingga saat ini, total bantuan logistik yang telah disalurkan mencapai 608,95 ton, berasal dari Posko Utama dan Lanud Suwondo.

Berdasarkan data sementara, bencana ini telah menyebabkan 370 orang meninggal dunia, 72 orang masih dalam pencarian, 242 orang luka-luka, serta 3.066 kepala keluarga terpaksa mengungsi.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh bantuan keuangan dan logistik yang diterima akan segera disalurkan ke wilayah-wilayah yang paling membutuhkan, terutama daerah yang masih berstatus darurat.

Di tengah angka-angka duka itu, bantuan dari Kepri menjadi pengingat sederhana: ketika bencana datang, jarak antarpulau bisa dipangkas oleh solidaritas.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Ron

banner 325x300
error: Content is protected !!