Radar Perbatasan, Batam – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Luki Zaiman Prawira menghadiri pertemuan bersama Komisi XI DPR RI dalam rangka Kunjungan Kerja Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026, di Aula Lantai 5 Gedung Graha Kepri, Batam, pada Rabu, 10 Desember 2025.
Komisi XI DPR RI, yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan nasional, moneter, dan sektor jasa keuangan, hadir dengan formasi lengkap. Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi XI Hanif Dhakiri, didampingi Wakil Ketua XI Mohammad Hekal, Wakil Ketua Komisi XI Fauzi Amro, serta 15 anggota lainnya.
Dengar Langsung Tantangan Fiskal Kepri
Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyerap langsung berbagai persoalan dan tantangan terkait pelaksanaan anggaran belanja daerah di Provinsi Kepri, sekaligus memperkuat fondasi fiskal wilayah yang menjadi salah satu lokomotif ekonomi nasional di bagian barat Indonesia.
Mengawali sambutannya, Pj Sekda Kepri Luki Zaiman Prawira menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus memaparkan kondisi geografis dan perkembangan ekonomi Kepri. Dia menekankan posisi strategis Kepri yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka, menjadikan wilayah ini kaya potensi di sektor maritim seperti perikanan, pariwisata, dan migas.
“Pariwisata Kepri mampu mendatangkan turis mancanegara terbanyak ketiga nasional. Selain itu, Kepri juga memiliki kawasan FTZ seperti Batam, Bintan, dan Karimun, serta lima Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), jumlah terbanyak secara nasional,” ujarnya.
Ekonomi Tetap Tumbuh Meski Anggaran Menurun
Luki menambahkan, meski anggaran belanja daerah mengalami penurunan, ekonomi Kepri berhasil tumbuh hingga 7,48%, menjadikannya pertumbuhan tertinggi di Sumatera dan ketiga secara nasional.
“Issue dalam kinerja pelaksanaan APBD Kepri 2025 diwarnai berbagai dinamika yang terjadi sepanjang tahun. Namun kondisinya sudah mendekati situasi pada 2024,” kata Luki.
Komisi XI: Kepri Harus Terus Didukung untuk Jadi Mesin Ekonomi Nasional
Dalam kesempatan yang sama, Hanif Dhakiri menegaskan pentingnya peran Kepri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kita semua tahu bahwa Kepri merupakan salah satu lokomotif ekonomi nasional yang berada di ujung barat Indonesia. Karena itu, kunjungan ini penting agar kita dapat bersama-sama mendengar, memahami, dan mencari solusi untuk memastikan Kepri terus bertumbuh, bahkan mampu bersaing dengan negara tetangga seperti Singapura,” ujarnya.
Pertemuan tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPR RI dalam menyusun langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan ketahanan fiskal Kepri sebagai wilayah strategis nasional.
Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Im

















