banner 728x250

Pilar Sosial Bintan Diramu Lagi: Gotong Royong yang Tak Pernah Patah

HKSN 2025 jadi panggung pertemuan relawan, pendamping, dan pelayan sosial untuk merawat solidaritas di akar rumput

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Dalam suasana yang semestinya diisi oleh refleksi dan rasa syukur, Pemerintah Kabupaten Bintan lewat Dinas Sosial kembali menghidupkan semangat gotong royong dalam rangka Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025. Bertempat di Aula BPMP Ceruk Ijuk, Toapaya, pada Selasa, 9 Desember 2025, sebanyak 80 pilar sosial berkumpul dalam satu ruangan, bukan sekadar untuk duduk manis, melainkan untuk mengasah kembali kapasitas mereka sebagai ujung tombak pelayanan sosial.

Para peserta ini bukan orang sembarangan. Ada Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Penyuluh Sosial Masyarakat (Pensosmas), pendamping rehabilitasi sosial penyandang disabilitas, pendamping lansia, hingga pendamping jiwa. Mereka inilah yang sehari-hari menjadi wajah pertama negara saat berhadapan dengan warganya yang membutuhkan bantuan.

banner 325x300

Bimtek dibuka langsung oleh Ketua LKKS Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani Putri, yang dalam sambutannya mengingatkan bahwa HKSN bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi alarm moral: bahwa solidaritas sosial adalah bahan bakar bangsa ini sejak awal berdirinya. Hafizha menyebut pilar sosial sebagai “wujud hidup” nilai gotong royong, bukan hanya relawan, tapi jembatan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat.

“LKKS terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dan kreativitas dalam menjawab persoalan sosial. Pemerintah Kabupaten Bintan telah memberikan dukungan besar agar pilar sosial semakin kuat dalam pembangunan kesejahteraan daerah,” ujarnya.

Lebih jauh, Hafizha menyebut kegiatan bimtek bukan rutinitas yang harus dicentang tiap tahun, tetapi investasi jangka panjang: bagaimana mempersiapkan sumber daya manusia sosial yang profesional, akuntabel, dan mampu bekerja sesuai standar pelayanan yang manusiawi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bintan, Samsul, mengingatkan bahwa bimtek ini merupakan rangkaian dari HKSN 2025 yang juga bersinggungan dengan Hari Jadi ke-77 Kabupaten Bintan. Sebelumnya, HKSN sudah diisi berbagai aksi nyata: bantuan UEP untuk 43 PPKS, BLT untuk lansia, serta sembako untuk 650 keluarga miskin dan rentan.

Tak berhenti di situ, Pemkab Bintan juga menyerahkan piagam penghargaan dari Bupati kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Sebuah bentuk apresiasi terhadap pekerjaan sunyi yang jarang disorot, tetapi dampaknya langsung terasa bagi masyarakat.

Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan bukan cuma menambah catatan agenda pemerintah, tetapi betul-betul memperkuat kepercayaan diri serta kapasitas para pilar sosial. Agar mereka bisa memberikan pelayanan sosial yang lebih profesional, lebih humanis, dan lebih dekat dengan denyut kehidupan masyarakat Bintan.

Karena di balik program dan bantuan, ada satu hal yang tetap menjadi nadi: manusia yang membantu manusia lainnya. Dan itu, menurut HKSN, adalah tradisi yang tidak boleh patah.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!