banner 728x250

Wagub Kepri Buka ProASN: Langkah Strategis Bangun Manajemen Talenta Aparatur Berbasis Data

Pro filing potensi dan kompetensi 1.080 ASN digelar untuk perkuat sistem merit dan transformasi SDM pemerintah daerah

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura secara resmi membuka kegiatan Penilaian Potensi dan Kompetensi Melalui Profiling ASN (ProASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Tanjungpinang, pada Senin, 24 November 2025, dan menjadi agenda strategis dalam memperkuat pelaksanaan sistem merit sekaligus membangun manajemen talenta ASN yang profesional dan berbasis data.

ProASN merupakan program nasional yang digagas Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mempercepat penyediaan data potensi dan kompetensi aparatur secara digital. Data tersebut akan menjadi landasan penting dalam penyusunan pengembangan karier, penempatan jabatan, hingga proses pengambilan keputusan kepegawaian secara objektif dan akuntabel.

banner 325x300

Kepala BKD dan Korpri Provinsi Kepri, Yeny Trisia Isabella, dalam laporannya menyampaikan bahwa ASN dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, menguasai kompetensi sesuai jabatan, serta menjunjung tinggi integritas dan moralitas. Karena itu, sistem merit menjadi fondasi utama dalam pengelolaan sumber daya aparatur.

“Profiling ASN melalui ProASN ini merupakan salah satu program prioritas nasional untuk mempercepat pembangunan manajemen talenta ASN. Melalui kegiatan ini, kita memetakan potensi serta kompetensi manajerial dan sosial kultural ASN secara sistematis,” ujar Yeny.

Pelaksanaan ProASN di lingkungan Pemprov Kepri digelar mulai 24 November hingga 4 Desember 2025. Sebanyak 1.080 ASN mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 36 pejabat pimpinan tinggi, 196 administrator, 40 pejabat pengawas, 144 fungsional ahli madya, dan 664 fungsional ahli muda. Proses pemetaan tersebut turut diawasi langsung oleh tim dari Kantor Regional XII BKN untuk memastikan pelaksanaannya sesuai standar nasional.

Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menegaskan bahwa ProASN bukan sekadar kegiatan formalitas, tetapi instrumen penting dalam transformasi pengelolaan SDM aparatur di Provinsi Kepri.

“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyambut baik pelaksanaan ProASN ini. Ini adalah langkah konkret dalam membangun manajemen talenta ASN yang profesional, objektif, dan transparan,” kata Nyanyang.

Lebih jauh, dia menjelaskan bahwa paradigma pengelolaan SDM kini telah bergeser dari human resource management, yang menempatkan pegawai sebatas alat bantu organisasi, menuju human capital management, yang melihat ASN sebagai aset strategis yang harus dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung pembangunan daerah.

“Kita tidak lagi bisa mengandalkan feeling atau kedekatan dalam penempatan jabatan. Kini kita bergerak menuju sistem yang berbasis kualifikasi, kompetensi, kinerja, integritas, dan moralitas. ProASN ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan hal tersebut,” tegasnya.

Nyanyang juga menyampaikan bahwa Pemprov Kepri telah memulai pembangunan manajemen talenta sejak 2023 melalui mekanisme pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama secara transparan dan kompetitif, yang terus disempurnakan hingga 2025.

“Melalui ProASN ini, kita akan menghasilkan data potensi dan kompetensi yang akurat dari seluruh peserta. Data tersebut menjadi peta jalan bagi pengembangan karier dan penempatan jabatan ke depan, serta dasar untuk menemukan talenta terbaik yang dapat mendorong kinerja birokrasi yang lebih efektif dan responsif,” ujarnya.

Kepada seluruh peserta, Wagub berpesan agar mengikuti proses dengan sungguh-sungguh, jujur, dan objektif.

“Anggap kegiatan ini sebagai kesempatan untuk mengenali potensi diri secara lebih mendalam. Hasilnya nanti akan menjadi instrumen penting dalam manajemen talenta ASN di Provinsi Kepulauan Riau,” kata Nyanyang.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Jlu

banner 325x300
error: Content is protected !!