banner 728x250

Gebyar PAUD Bintan 2025 Meriah, Hafizha Rahmadhani Ajak Guru Cetak Generasi Hebat Pencinta Budaya

Ratusan peserta PAUD se-Bintan padati Ballroom Agro Resort, merayakan kreativitas dan penguatan karakter anak sejak usia dini

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Gelaran Gebyar PAUD Kabupaten Bintan 2025 berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Ratusan peserta didik dari berbagai PAUD se-Bintan berkumpul di Ballroom Hotel Agro Resort, pada Rabu, 19 November 2025. Tahun ini, acara mengusung tema “Dengan Gebyar PAUD Kita Wujudkan Generasi Anak Indonesia Hebat yang Mencintai Budaya Indonesia.”

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Bintan, Hafizha Rahmadhani, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendidik PAUD yang dinilainya telah bekerja dengan ketulusan dan komitmen tinggi. Menurut Hafizha, masa usia dini merupakan periode emas yang menentukan perkembangan karakter dan kecerdasan anak.

banner 325x300

“Di tangan Bapak Ibu Gurulah benih-benih masa depan bangsa kita semai setiap hari. Harapannya, kelak mereka tumbuh menjadi pemimpin daerah dan bangsa menuju kemajuan. Itulah hasil panen yang kita inginkan,” ujar Hafizha.

Hafizha juga menekankan pentingnya kreativitas dalam mendidik anak usia dini. Dia mengatakan bahwa anak-anak Bintan tidak hanya perlu memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga harus dibentuk menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan berani bermimpi.

“Jangan sampai anak-anak kita takut bermimpi. Kitalah yang harus mendukung mimpi-mimpi mereka. Tunjukkan bahwa anak-anak Bintan adalah bibit unggul yang siap memimpin masa depan bangsa,” katanya.

Lebih jauh, Hafizha menyebut Gebyar PAUD menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bintan dalam memperkuat ketahanan budaya sejak dini di tengah derasnya arus globalisasi. Dia menegaskan bahwa mencintai budaya sendiri adalah pondasi penting tanpa menghalangi anak-anak mengikuti perkembangan zaman.

“Anak Indonesia, khususnya anak Bintan, harus mengenal dan bangga terhadap budayanya sendiri. Modernisasi bukan alasan untuk meninggalkan akar budaya,” ucapnya.

Menutup sambutan, Hafizha kembali memberikan pesan khusus kepada para guru PAUD agar tidak lelah berinovasi dan memberi kasih sayang kepada peserta didik.

“Teruslah berkarya dalam pengabdian yang mulia ini. Bahkan senyum dan pelukan tulus dari Bapak Ibu Guru merupakan energi besar bagi anak-anak kita,” ujar Hafizha.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!