banner 728x250

Wujudkan Swasembada, Bintan Buyu Jadi Contoh Pertanian

Lewat Pilot Project Irigasi Modern, Bintan Bersiap Jadi Kiblat Pertanian Berkelanjutan di Wilayah Kepulauan

banner 120x600
banner 468x60

BINTAN, Radar Perbatasan.com – Kabupaten Bintan terus bergerak maju dalam memperkuat ketahanan pangan lokal. Langkah konkret ini diwujudkan melalui aksi Tanam Bersama dalam rangka Pilot Project Pengembangan dan Pengelolaan Daerah Irigasi (DI) Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, pada Selasa 19 Mei 2026.

Proyek yang diinisiasi oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Batam ini didesain sebagai lanskap percontohan pertanian berkelanjutan terpadu, sekaligus jawaban atas tantangan pangan di wilayah kepulauan.

banner 325x300

Menanam Padi, Merawat Harapan Masyarakat

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menyatakan bahwa sektor agraris memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas pangan daerah. Menurutnya, keberhasilan proyek ini bertumpu pada kolaborasi yang solid dari seluruh pihak.

“Kegiatan ini adalah simbol kebersamaan antara pemerintah, petani, dan seluruh stakeholder. Apa yang kita tanam hari ini bukan hanya padi, melainkan harapan besar untuk kesejahteraan masyarakat Bintan,” ungkap Ronny hangat.

5 Pilar Modernisasi di DI Bintan Buyu

Bukan sekadar pertanian konvensional, pilot project ini membawa misi transformasi melalui lima fokus utama:
* Garansi Pasokan Air: Optimalisasi infrastruktur irigasi demi ketersediaan air lahan yang stabil.
* Sentuhan Teknologi: Dongkrak produktivitas lewat penerapan teknologi tepat guna dan varietas padi unggul.
* Sistem Mina Padi: Integrasi cerdas budidaya padi dan ikan untuk melipatgandakan pendapatan petani.
* Petani Mandiri: Pemberdayaan kelompok tani dalam pengelolaan irigasi secara partisipatif.
* Cetak Cetak Biru (Blueprint): Menjadikan Bintan Buyu sebagai model yang siap direplikasi di seluruh Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Magnet Baru untuk Petani Milenial

Selain menjadi lumbung pangan, modernisasi di DI Bintan Buyu juga ditargetkan mampu mematahkan stigma kuno tentang dunia tani. Dengan ekosistem yang lebih modern dan menjanjikan, program ini diharapkan bisa menarik minat generasi muda untuk terjun dan berbisnis di sektor pertanian.

Suasana hangat dan penuh semangat gotong royong begitu terasa saat seluruh pejabat dan elemen masyarakat melebur bersama petani. Memakai caping dan sepatu boots, mereka turun langsung ke kubangan sawah untuk menanam bibit padi pertama.

Pemerintah Kabupaten Bintan optimistis, sinergi ini akan menjadi motor penggerak baru bagi ekonomi warga.

“Dengan semangat gotong royong, kita yakin sektor pertanian Bintan akan terus berkembang pesat dan menjadi pilar utama kesejahteraan masyarakat,” kata Ronny.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!