banner 728x250

Warga Malaka Barat Antusias Tanam Sayur untuk Penuhi Kebutuhan Dapur MBG

banner 120x600
banner 468x60

Malaka Barat, NTT —4 November 2025

Warga Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, kini semakin antusias menanam aneka sayuran untuk memenuhi kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut. Setiap hari, dua dapur MBG di Malaka Barat — masing-masing di Umalor dan Besikama — membutuhkan pasokan sayuran segar sekitar 300 kilogram.

banner 325x300

Jenis sayuran yang dipasok meliputi sawi, buncis, kacang panjang, wortel, dan picai. Dengan harga rata-rata Rp6.000 per kilogram, para petani langsung menerima pembayaran sebesar Rp1,8 juta per hari setelah proses penimbangan di dapur MBG.

Selain sayuran, kebutuhan buah-buahan seperti semangka dan pisang juga mulai dilirik sebagai peluang tambahan bagi petani lokal. Setiap kelompok tani yang memasok sayur biasanya terdiri atas 5 hingga 10 orang, dengan sistem penjualan bersama namun pengelolaan kebun dilakukan secara mandiri.

Salah satu petani, Ustin Bria dari Desa Fafoe, mengungkapkan bahwa dirinya telah memasok sayuran ke dapur MBG sejak Oktober lalu. Kini, ia tengah menanam 1.500 pohon semangka yang ditargetkan panen pada Desember mendatang.
“Dalam waktu sekitar 58 hari sudah bisa panen. Harga jualnya Rp7.000 per kilogram, dengan berat rata-rata lima kilogram per buah,” ujarnya.

Ustin juga menjelaskan bahwa saat ini ia sedang menyiapkan “pasukan penanam sayur” untuk memastikan pasokan tetap lancar melayani dua dapur MBG yang setiap hari menyediakan makanan bergizi bagi 6.000 siswa.
“Kami harus menjaga kontinuitas produksi karena dapur MBG beroperasi setiap hari Senin hingga Jumat,” katanya.

Menurutnya, tren pembelian dapur MBG kini lebih mengutamakan produk dari petani lokal dibandingkan dari pasar, karena kualitas sayur yang lebih segar dan layak konsumsi. Ia pun mengimbau para petani di Malaka Barat agar memanfaatkan lahan tidur untuk menanam berbagai jenis sayur dan buah, karena pasar sudah jelas dan harga terjamin.

“Pasarnya sudah pasti di dapur MBG. Mari manfaatkan lahan yang ada untuk menanam sayuran dan buah-buahan. Ini peluang nyata bagi petani Malaka Barat,” pungkas Ustin Bria.

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!