banner 728x250

Wali Kota Tanjungpinang Lobi Komisi V DPR RI, Dorong Realisasi Proyek Strategis untuk Publik

Lis Darmansyah ajukan pembangunan GOR, revitalisasi stadion, dan pengembangan RSUD guna memperkuat peran Tanjungpinang sebagai ibu kota Kepulauan Riau

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Batam – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, melobi Komisi V DPR RI untuk mempercepat realisasi sejumlah proyek strategis di wilayahnya. Upaya itu dilakukan dalam kunjungan reses Komisi V DPR RI di Graha Kepri, Batam, pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Pertemuan yang dipimpin Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, turut dihadiri para wakil ketua, yakni Ridwan Bae, Andi Iwan Darmawan Aras, Syaiful Huda, dan Roberth Rouw, bersama jajaran anggota Komisi V lainnya. Hadir pula Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, serta sejumlah kepala daerah se-Kepri.

banner 325x300

Dalam forum itu, Lis menyampaikan tiga usulan prioritas bagi Kota Tanjungpinang: pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Bukit Manuk, revitalisasi Stadion Sulaiman Abdullah, dan pengembangan RSUD Tanjungpinang.

“Ketiga program ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik, terutama di bidang olahraga dan kesehatan. Kami berharap dukungan dari Komisi V dan kementerian mitra agar program ini segera terealisasi,” ujar Lis.

Lis menegaskan, proyek-proyek tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Riau sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional.

Menurut Lis, posisi Tanjungpinang yang berada di jalur strategis Selat Malaka memberi peluang besar dalam menarik investasi dan memperkuat simpul transportasi antarpulau. Namun, keterbatasan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air baku, dan fasilitas perkotaan masih menjadi tantangan serius.

“Sebagai Pusat Kegiatan Wilayah dan bagian dari Kawasan Strategis Nasional Batam-Bintan-Karimun, Tanjungpinang membutuhkan peningkatan infrastruktur agar dapat tumbuh sebagai simpul transportasi dan pusat ekonomi baru di Kepri,” ujarnya.

Lis menambahkan, pembangunan infrastruktur di Tanjungpinang tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga memiliki dampak ekonomi dan sosial yang luas, mulai dari peningkatan aktivitas masyarakat, penguatan sektor pariwisata, hingga penciptaan kota yang tangguh dan nyaman dihuni.

“Kami ingin memastikan setiap pembangunan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah pusat adalah kunci untuk mewujudkannya,” kata Lis.

Selain tiga program utama tersebut, Pemkot Tanjungpinang juga mengusulkan penataan kawasan Kota Lama, pengembangan wisata Pulau Penyengat, pembangunan dan rehabilitasi jembatan serta jalan utama, pengembangan Pelabuhan Internasional Tanjung Geliga di kawasan FTZ Senggarang, serta pembangunan estuary dam Dompak dan Teluk Bintan untuk memperkuat sistem penyediaan air minum dan pengendalian limbah domestik.

Adapun program lain yang turut diusulkan mencakup peningkatan jalan kota, pembangunan jembatan penghubung antarwilayah, dan pengendalian banjir di beberapa titik rawan, seperti Tanjungpinang Timur dan Kampung Kolam.

Kunjungan kerja Komisi V DPR RI kali ini merupakan bagian dari reses masa persidangan I tahun sidang 2025-2026, yang difokuskan pada peninjauan infrastruktur dan transportasi di Provinsi Kepulauan Riau.

Pimpinan dan anggota Komisi V DPR RI, bersama mitra kementerian seperti Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi, menyatakan siap menindaklanjuti berbagai usulan pembangunan yang disampaikan pemerintah daerah.

Dengan dukungan pusat, Lis optimistis Tanjungpinang akan berkembang sebagai kota maju, tertata, dan berdaya saing, yang memiliki fasilitas publik representatif bagi seluruh warganya.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!