Malaka, NTT -13 Desember 2025
Pujian dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, terhadap perjalanan PS Malaka di Piala Presiden U-15 2025, dianggap sebagai validasi atas strategi pembinaan sepak bola usia dini yang digagas Pemkab Malaka. Lambertus Bria, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Malaka, menekankan bahwa kunci keberlanjutan prestasi itu terletak pada pengelolaan 9 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang telah dibangun.
“Apresiasi Menpora adalah bahan bakar moral yang sangat besar. Namun, kita harus ingat, prestasi ini berawal dari pembinaan di SSB. Tugas kita sekarang adalah memastikan kesembilan SSB ini bekerja maksimal sebagai pabrik pencetak atlet berprestasi,” ujar Lambertus Bria, Jumat (13 /12/2025).
Ia menjelaskan, pembangunan SSB di berbagai kecamatan merupakan implementasi langsung dari program prioritas ke-5 Bupati dan Wakil Bupati, SBS-HMS, yaitu Olahraga Prestasi. Program ini tidak hanya bertujuan mengejar piala, tetapi lebih luas untuk menciptakan karakter disiplin, sportivitas, dan jiwa kompetitif yang sehat bagi generasi muda Malaka.
“Program unggulan SBS-HMS di bidang olahraga sudah terbukti hasilnya. Anak-anak kita bisa bersaing di Surabaya dan Yogyakarta. Ini menunjukkan bahwa arah pembinaan kita benar. Modal kita sudah ada: SSB, pelatih bersertifikat Akademi Persija, dan dukungan penuh pemerintah daerah. Tinggal bagaimana kita meningkatkan kualitas latihan secara teratur dan disiplin,” paparnya.
Lambertus juga menekankan peran DPRD sebagai mitra pemerintah daerah untuk terus mengalokasikan anggaran yang memadai dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan.
“Kami akan pastikan bahwa program olahraga prestasi ini berjalan berkesinambungan. Mimpi besar kita adalah menjadikan Malaka sebagai kawah candradimuka sepak bola NTT, bahkan nasional. Semua dimulai dari disiplin dan ketekunan berlatih di 9 SSB tersebut,” imbuhnya.
Editor : Boni Atolan

















