Malaka, 1 November 2025 –
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Malaka, Lambertus Bria, meninjau pelaksanaan program pacul tanah gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Malaka di Desa Wederok dan Desa Umalawain, Kecamatan Weliman, Sabtu (1/11/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Lambertus menegaskan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat di bidang pertanian, terutama dalam mendukung pengolahan lahan dan penyediaan bibit unggul agar hasil pertanian lebih optimal. Ia juga mendorong para operator traktor dan petugas dari Dinas Pertanian untuk terus bersemangat melayani masyarakat.
“Program pacul tanah ini sangat membantu masyarakat. Kami berharap setelah lahan dipacul, warga rajin menanam dan membersihkan kebun agar menghasilkan panen melimpah. Dinas Pertanian juga diharapkan menyiapkan bibit unggul seperti jagung untuk ditanam warga,” ujar Lambertus Bria di sela pemantauan.
Di Dusun Wederok A, Desa Wederok, Lambertus didampingi Kepala Dusun Damianus Bria dan PPL Emirensiana Hoar Klau meninjau dua unit traktor lahan kering yang sementara beroperasi .
Sementara di Dusun Laenleten, Desa Umalawain, Lambertus bertemu masyarakat dan PPL Frans Fahik yang sedang mengawal kegiatan serupa. Di lokasi tersebut, kegiatan baru dimulai dengan tiga unit traktor yang menargetkan pengolahan lahan warga seluas 50 hektare.
Masyarakat di kedua desa menyambut positif program pacul tanah gratis tersebut karena membantu mereka memiliki kebun dan mengoptimalkan lahan tidur yang sebelumnya tidak dimanfaatkan.
Kepala Dusun Wederok A, Damianus Bria, berharap program pacul tanah terus dilanjutkan dan dilengkapi dengan penyediaan bibit unggul.
“Kami sangat terbantu dengan program ini. Kami berharap Pemda Malaka melalui Dinas Pertanian menyiapkan bibit jagung unggul agar hasil tanam masyarakat bisa maksimal,” ujarnya.
Hal senada disampaikan petani Umalawain, Balthasar, yang meminta agar kegiatan pacul tanah terus digalakkan, terutama untuk membuka lahan tidur menjelang musim tanam.
“Kami senang tanah kami bisa dipacul. Kami harap pemerintah bantu juga bibit unggul supaya bisa ditanam saat musim hujan agar hasilnya optimal,” tuturnya.
PPL Umalawain, Frans Fahik, menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi karena mereka kini memiliki lahan siap tanam.
“Banyak warga yang ingin tanahnya dipacul supaya punya kebun. Mereka berharap pemerintah menyiapkan bibit unggul agar bisa segera menanam,” ujarnya.
Lambertus Bria menutup kunjungannya dengan mengingatkan agar masyarakat tidak hanya menunggu bantuan, tetapi juga aktif mengelola lahan yang sudah dipacul agar memberikan hasil nyata bagi ketahanan pangan keluarga.
Editor : Boni Atolan

















