BINTAN, Radar Perbatasan.com – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Polres Bintan berlangsung khidmat di Lapangan Bhayangkara Mapolres Bintan, pada Rabu 20 Mei 2026. Di balik seragam dan deretan barisan personel, Wakapolres Bintan, Kompol Ahmad Rudi Prasetyo, membawa pesan mendalam yang menyentuh esensi pengabdian anggota Polri di era modern.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kompol Ahmad Rudi membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI. Fokus utamanya jelas: bagaimana nilai-nilai perjuangan pendiri bangsa tetap relevan dan menjadi kompas di tengah gempuran transformasi digital serta tantangan global yang semakin dinamis.
Namun, momen tersebut menjadi jauh lebih personal saat sang Wakapolres melepaskan teks sambutan dan berbicara langsung dari hati kepada seluruh jajaran, mulai dari Pejabat Utama, Kapolsek, hingga staf ASN yang hadir.
“Harkitnas ini bukan sekadar seremonial rutin. Bagi kita, ini adalah trigger (pemicu) untuk kembali menyalakan api pengabdian yang tulus,” ujar Kompol Ahmad Rudi dengan nada tegas namun menggugah.
Inovasi sebagai Kunci Kamtibmas
Dalam arahannya, dia menekankan bahwa anggota Polri masa kini tidak boleh sekadar “bekerja”. Di tengah perkembangan zaman, profesionalisme harus dibarengi dengan inovasi dan adaptasi. Baginya, menjaga kondusivitas wilayah hukum Bintan adalah tanggung jawab yang menuntut kecepatan respons dan ketulusan hati.
“Jangan terlena dengan dinamika tugas yang ada. Kita dituntut untuk terus adaptif demi memastikan masyarakat Bintan merasa aman dan terlindungi,” tambahnya.
Mengakhiri amanatnya, Kompol Ahmad Rudi memberikan seruan penyemangat bagi seluruh personel. Dia mengajak jajarannya untuk merefleksikan semangat juang tahun 1908 dalam setiap tindakan di lapangan, bekerja ikhlas, menjauhi pelanggaran, dan selalu menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya.
“Mari kita teladani semangat juang pendiri bangsa. Bekerjalah dengan ikhlas, hindari pelanggaran, dan berikan yang terbaik. Bersama kita bangkit, bersama kita kuat,” tutupnya penuh semangat.
Upacara yang kental dengan nuansa nasionalisme ini diakhiri dengan doa bersama, menitipkan harapan agar bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Bintan, terus melangkah maju dalam kedamaian dan kesejahteraan.
Editor: Budi Adriansyah

















