Radar Perbatasan, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperluas layanan internet gratis bagi masyarakat. Hingga 2025, sebanyak 46 titik WiFi publik gratis telah aktif dan tersebar di lokasi-lokasi strategis di empat kecamatan se-Kota Tanjungpinang.
Layanan internet ini dapat diakses secara bebas di area perkantoran kelurahan dan kecamatan, taman kota, fasilitas umum, hingga gedung pelayanan publik. Pemerintah daerah berharap fasilitas ini menjadi jembatan bagi masyarakat untuk semakin melek digital serta memanfaatkan teknologi secara produktif.
Kepala Dinas Kominfo Kota Tanjungpinang Teguh Susanto mengatakan, penyediaan WiFi publik merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung literasi digital dan pemerataan akses informasi.
“Penyediaan akses internet gratis di area publik memiliki manfaat besar, terutama dalam meningkatkan literasi digital masyarakat. Warga kini dapat lebih mudah mengakses informasi, layanan publik, maupun kesempatan belajar dan pengembangan diri,” ujar Teguh, pada Jumat, 31 Oktober 2025.
Teguh menambahkan, langkah ini juga menjadi bagian dari implementasi visi dan misi Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dalam program BIMA SAKTI (Bijak, Modern, dan Siap Transformasi Digital), yang menekankan pentingnya transformasi digital di seluruh wilayah kota.
Sementara itu, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfo Tanjungpinang Susilo menjelaskan, 46 titik WiFi publik itu tersebar di empat kecamatan, meliputi:
• 9 titik di Kecamatan Bukit Bestari,
• 9 titik di Kecamatan Tanjungpinang Barat,
• 16 titik di Kecamatan Tanjungpinang Timur, dan
• 12 titik di Kecamatan Tanjungpinang Kota.
Menurut Susilo, titik-titik tersebut dipilih berdasarkan tingkat aktivitas masyarakat dan kebutuhan konektivitas di ruang publik.
“Kami ingin jaringan WiFi publik ini benar-benar bermanfaat bagi warga. Karena itu, kami tempatkan di area seperti taman, kantor lurah, perpustakaan, serta fasilitas umum di kawasan perumahan,” katanya.
Dia juga mengimbau masyarakat agar menggunakan fasilitas WiFi publik untuk kegiatan positif seperti belajar, mencari informasi, dan meningkatkan kemampuan digital.
“Mari sama-sama menjaga fasilitas ini dan gunakan untuk hal yang bermanfaat,” tutur Susilo.
Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap kehadiran 46 titik WiFi publik gratis ini dapat memperkuat ekosistem digital di kota itu. Dengan konektivitas yang semakin merata, Tanjungpinang diharapkan kian siap mewujudkan visinya sebagai kota cerdas dan berdaya saing digital di Kepulauan Riau.
Editor: Budi Adriansyah

















