Radar Perbatasan, Tanjungpinang – Usai menunaikan ibadah Umrah di Tanah Suci Mekkah, Bripka Zulhamsyah, personel Intelkam Polresta Tanjungpinang yang dikenal luas sebagai “Polisi Berhati Mulia”, kembali menggerakkan aksi sosial Razia Perut Lapar (RPL) untuk warga kurang mampu di Tanjungpinang dan Batam, pada Jumat-Sabtu, 28-29 November 2025.
Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Zulhamsyah mengaku perjalanan Umrah yang dijalaninya selama 11 hari merupakan anugerah besar sekaligus bentuk apresiasi dari Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin atas dedikasinya menebar kebaikan melalui program RPL selama lebih dari lima tahun.
“Undangan Allah SWT datang melalui kebaikan hati Bapak Kapolda. Alhamdulillah, sepulang dari Tanah Suci saya kembali merazia, bukan razia pelanggaran, tetapi razia perut lapar,” ujar Zulhamsyah penuh haru kepada awak media, pada Sabtu, 29 November 2025.
Bagikan Lebih dari 100 Paket Sembako
Selama dua hari pelaksanaan, Zulhamsyah membagikan lebih dari 100 paket sembako lengkap serta makanan siap santap kepada masyarakat kurang mampu. Penerimanya beragam, mulai dari nenek penjual bunga kuburan di Tanjungpinang hingga warga di sejumlah titik di Kota Batam.
Aksi ini kembali disambut antusias warga yang telah mengenal sosok Zulhamsyah sebagai polisi sederhana, ramah, dan selalu hadir membantu tanpa pamrih. Kebiasaannya berbagi setiap Jumat membuatnya akrab dengan masyarakat dari berbagai kalangan, terutama yang membutuhkan.
Apresiasi Ulama dan Harapan Warga
Seorang ulama di Tanjungpinang menilai keputusan Kapolda Kepri memberikan hadiah Umrah kepada Zulhamsyah sebagai langkah tepat, sekaligus contoh teladan bagi anggota Polri maupun masyarakat.
“Ini bukan sekadar penghargaan untuk anggota, tetapi bukti nyata bahwa kebaikan akan dibalas kebaikan. Apa yang dilakukan Bripka Zulham adalah implementasi nyata semboyan Polri untuk masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat pun berharap Zulhamsyah dapat menapaki karier lebih tinggi di kepolisian, mengingat rekam jejak kemanusiaannya yang tak pernah putus.
“Pangkat Pak Zul mungkin biasa, tapi kebaikan yang dia buat luar biasa. Kalau nanti dapat amanah jadi pejabat, pasti banyak yang bisa dia lakukan untuk orang kecil,” kata seorang penambang pompong di Pulau Penyengat.
Fokus Beribadah, Lanjutkan Pengabdian
Selama berada di Tanah Suci, Zulhamsyah memilih tidak aktif di media sosial maupun pemberitaan demi fokus beribadah. Dia menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program RPL secara konsisten.
“Insyaallah kegiatan RPL akan terus saya jalankan untuk membantu masyarakat dengan setulus hati. Terima kasih Jenderal atas doa dan bimbingannya. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi Jenderal,” ujarnya.
Program Razia Perut Lapar kini kembali bergulir, menghadirkan senyum bagi warga yang membutuhkan, sekaligus menghadirkan harapan bahwa masih ada polisi yang bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menguatkan kemanusiaan.
Editor: Budi Adriansyah

















