BETUN, 11 Desember 2025 –
Pemerintah Kabupaten Malaka secara resmi membuka Seleksi Terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II-b) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan yang berlangsung mulai 11 hingga 16 Desember ini digelar di Aula Cinta Damai Resort, Betun, dengan melibatkan 13 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Seremoni pembukaan dihadiri oleh Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), Tim Asesor dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT, serta Panitia Seleksi (Pansel). Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur NTT dan Kepala BKD Provinsi NTT atas dukungan dan pengiriman Tim Asesor ke Malaka.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Malaka, kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Kepala BKD Provinsi NTT yang telah memenuhi permohonan kami untuk mengirim Tim Asesor. Ini adalah tugas pengembangan SDM untuk mendapatkan pejabat tinggi pratama yang akan menjadi pilar utama dan tulang punggung Bupati dan Wakil Bupati dalam menjalankan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat,” tegas Bupati SBS.
Lebih lanjut, Bupati mengutip arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang disampaikan dalam pembekalan kepada kepala daerah (kada) dan wakil kepala daerah (wakada) di Istana Negara pada 20 Februari 2025 lalu. Dalam analoginya, Mendagri menyebut kada dan wakada sebagai pilot dan kopilot, wilayah kerja sebagai pesawat, rakyat sebagai penumpang, dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai mesinnya.
“Oleh karena itu, pilih mesinnya yang bagus. Pilot dan navigasi biar hebat, kalau mesinnya macet, pesawatnya akan jatuh. Pilih kabinet yang kompak, solid, bersatu, dan memiliki chemistry yang sama agar bisa melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Bupati menirukan pesan Mendagri.
Seleksi ini, menurutnya, merupakan sarana untuk memilih calon pemimpin atau pejabat yang akan menjadi “mesin pesawat” tersebut, agar memiliki keselarasan visi.
Bupati juga berpesan kepada seluruh kandidat untuk mengikuti semua tahapan dengan baik, menggunakan kemampuan terbaik, serta menjaga tata cara dan kesantunan sebagai ASN. “Jangan urusan di laut bawa ke darat. Tim Asesor memiliki otoritas untuk membantu Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) memilih para pejabat yang solid, bersatu, dan memiliki chemistry yang sama,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa hasil seleksi nantinya akan diajukan kepada PPK untuk diambil keputusan akhir, yang merupakan hak prerogatif PPK.
Kegiatan seleksi ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin eselon yang kompeten, berintegritas, dan mampu mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Malaka.
Editor : Boni Atolan

















