Malaka, NTT –
Bupati Malaka Stefanus Bria Seran menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) merupakan mesin utama pembangunan daerah yang harus dikelola secara profesional, disiplin, dan manusiawi. Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel perdana ASN tahun 2026 di Kantor Bupati Malaka, Senin (12/1/2026).
Mengutip arahan Menteri Dalam Negeri kepada para kepala daerah, SBS menyampaikan analogi kepemimpinan daerah sebagai pilot pesawat, sementara ASN adalah mesin penggeraknya.
“Kalau ASN sebagai mesin tidak dirawat dengan baik, maka sekuat apa pun visi pemimpinnya, pembangunan bisa gagal,” kata SBS.
Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pemenuhan hak dan penegakan kewajiban ASN. Pemerintah daerah, kata dia, wajib memastikan pembayaran gaji dan tunjangan tepat waktu, sekaligus menuntut disiplin kerja, kehadiran, dan kinerja yang terukur.
Dalam apel tersebut, SBS juga meminta Inspektorat Kabupaten Malaka untuk memperketat pengawasan terhadap ASN yang tidak disiplin, termasuk pegawai yang sering tidak masuk kantor tanpa keterangan. Ia mendorong pembentukan tim pemantauan kehadiran ASN di seluruh perangkat daerah.
Selain itu, SBS mewajibkan setiap perangkat daerah untuk menggelar apel pagi sebelum jam kerja sebagai sarana pengecekan kehadiran dan penyampaian informasi strategis kepada ASN.
“Apel bukan tempat marah-marah. Apel harus menjadi ruang edukasi, penyampaian informasi, dan penguatan semangat kerja,” tegasnya.

















