Malaka, 3 Oktober 2025 –
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-80, Satgas Yon Armed 12 Kostrad Pos Motamasin bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Pemerintah Kabupaten Malaka (RSUPP) Betun menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung di Pos Motamasin, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.10 Wita ini dipantau langsung oleh Babinsa Desa Alas, Sertu Yakob Potta, dan dipandu oleh Komandan Kompi Satgas (Dansatgas), Kapten Arm. Rosy Pujiantoro bersama seluruh anggota Satgas.
Donor darah tersebut tidak hanya sebagai wujud kepedulian sosial dalam mendukung kebutuhan darah di wilayah perbatasan, namun juga merupakan salah satu bentuk penguatan sinergi dan kerja sama antara Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL) melalui peran aktif Satgas TNI di wilayah perbatasan.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pihak, antara lain dokter dari RSUPP Betun yang dipimpin oleh dr. Evekun beserta tenaga perawat, perwakilan dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin, petugas Imigrasi PLBN Motamasin, petugas Karantina Kesehatan PLBN Motamasin, serta masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan donor darah, tim medis RSUPP Betun melakukan pemeriksaan kesehatan para pendonor secara menyeluruh, memastikan standar keamanan dan kesehatan terpenuhi. Sementara itu, Kapten Arm. Rosy Pujiantoro menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh unsur yang terlibat dan menekankan pentingnya sinergi TNI dengan masyarakat dan instansi terkait dalam menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah perbatasan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Melalui donor darah ini, kita tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan medis masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan baik antara Indonesia dan Timor Leste di perbatasan,” ujar Kapten Arm. Rosy Pujiantoro.
Kegiatan berlangsung lancar dan dalam kondisi aman, menegaskan komitmen Satgas Yon Armed 12 Kostrad Pos Motamasin dalam melaksanakan tugas kemanusiaan serta menjaga keamanan dan stabilitas wilayah perbatasan.
Editor : Boni Atolan

















