banner 728x250

Rumah Warga Mentigi Laut Ambruk Diterjang Cuaca Ekstrem, Sekda Bintan Turun Langsung ke Lokasi

Pemerintah daerah gerak cepat kirim bantuan dan lakukan penilaian kerugian akibat gelombang pasang dan angin kencang

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Sebuah rumah milik warga Kampung Mentigi Laut, Kelurahan Tanjung Uban Kota, Kecamatan Bintan Utara, ambruk setelah diterjang gelombang pasang dan angin kencang pada Minggu dini hari, 23 November 2025. Insiden terjadi sekitar pukul 04.00 WIB ketika ketinggian pasang laut berada pada titik maksimal.

Bagian rumah yang roboh merupakan area dapur yang langsung berbatasan dengan laut dan hanya terekat oleh struktur batu miring. Terjangan ombak kuat membuat pondasi bagian tersebut runtuh seketika hingga menyisakan puing bangunan.

banner 325x300

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika turun langsung meninjau lokasi kejadian. Dia didampingi Camat Bintan Utara Helmi Setiawaty dan Lurah Tanjung Uban Kota Ibnu Fickri Alamsyah. Rombongan memastikan evakuasi material bangunan telah dilakukan dan memberi dukungan kepada pemilik rumah, Rahmad, beserta keluarganya.

“Alhamdulillah reruntuhan bangunan sudah langsung dibersihkan oleh tim. Besok pagi bantuan logistik akan dikirimkan BPBD sebagai langkah awal. Selanjutnya tim gabungan akan turun untuk assessment dan menghitung kerugian,” kata Ronny.

Ronny juga mengingatkan warga pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang sulit diprediksi. Dia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar respons cepat dapat dilakukan bila terjadi kondisi darurat serupa.

Lurah Tanjung Uban Kota, Ibnu Fickri Alamsyah, menambahkan bahwa laporan kejadian diterima pada pagi hari dan langsung ditindaklanjuti bersama unsur kecamatan dan tim tanggap bencana. Dia mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan relawan yang telah sigap membersihkan area reruntuhan.

“Yang pertama kami pastikan adalah lokasi aman, reruntuhan dibersihkan, dan tidak ada sisa bangunan yang berpotensi roboh kembali,” ujar Ibnu.

Saat ini, warga terdampak mendapat pendampingan sambil menunggu hasil penilaian kerusakan dari tim teknis pemerintah daerah.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!