ENDE — PS Malaka akan menantang Bajak Laut Labuan Bajo pada babak perempat final El Tari Memorial Cup (ETMC) Ende 2025 di Stadion Marilonga, Ende, Minggu (30/11/2025) pukul 20.00 WITA. Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang paling dinantikan masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya publik Kabupaten Malaka yang melihat duel ini sebagai momentum bersejarah bagi perkembangan sepak bola daerah.
Antusiasme warga Malaka meningkat sejak PS Malaka memastikan diri lolos ke babak delapan besar. Dukungan datang dari pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, pelajar, komunitas suporter, hingga perantau Malaka di berbagai kabupaten di NTT.
Ajakan Doa dari Bupati Malaka
Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS), mengajak seluruh pemimpin agama untuk memberikan dukungan moral dan spiritual bagi skuad PS Malaka. Ajakan tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi Lintas Keagamaan di Aula Kantor Bupati Malaka, Kamis (27/11/2025).
SBS menegaskan bahwa dukungan lintas agama merupakan kekuatan batin bagi para pemain. Pemerintah daerah, kata dia, menempatkan bidang olahraga, termasuk sepak bola, sebagai salah satu fokus pembangunan di bawah kepemimpinannya.
“Mari kita mendoakan anak-anak kita yang saat ini sedang bertanding, semoga mereka mendapatkan hasil yang baik,” ujar SBS di hadapan para pastor, pendeta, tokoh muslim, serta tokoh agama lain yang hadir dalam rapat tersebut.
Ia juga meminta agar para pemimpin agama tidak hanya mendoakan, tetapi terus memotivasi para pemain yang sedang mempersiapkan diri menghadapi laga penting ini.
Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu, Wakil Ketua II DPRD Malaka, para kepala OPD, staf ahli bupati, para asisten, serta Tim Pendamping Pembangunan Kabupaten Malaka.
Momentum Bersejarah untuk Malaka
Pertandingan ini dipandang sebagai lebih dari sekadar kompetisi sepak bola. Bagi masyarakat Malaka, duel melawan Bajak Laut merupakan kesempatan untuk menegaskan identitas dan martabat Rai Malaka di panggung olahraga terbesar di NTT. Di media sosial, dukungan warganet Malaka membanjiri lini masa, menggambarkan keyakinan bahwa tahun ini adalah “tahun kebangkitan PS Malaka.”
Sejumlah warga menyebut laga ini sebagai momen istimewa, mengingat perjalanan panjang PS Malaka yang selalu tampil penuh determinasi dalam setiap pertandingan. Ada kebanggaan tersendiri ketika Malaka kembali bersaing di fase krusial ETMC, turnamen sepak bola tertua dan paling prestisius di NTT.
Kesiapan Tim dan Tantangan Cuaca
Cuaca Kota Ende yang tidak menentu menjadi salah satu tantangan menjelang pertandingan. Meski demikian, jajaran pelatih dan pemain PS Malaka memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi situasi tersebut.
Pelatih PS Malaka menegaskan kepada media bahwa para pemain berada dalam kondisi baik dan siap menampilkan permainan terbaik.
“Kami sudah siapkan diri untuk menghadapi kekuatan Bajak Laut. Anak-anak dalam motivasi tinggi, dan kami akan bertarung sampai menit terakhir,” ujarnya.
Semangat dan Identitas Rai Malaka
Semangat dan daya juang para pemain PS Malaka disebut-sebut sebagai kekuatan utama tim. Mereka turun ke lapangan bukan hanya sebagai pesepakbola, tetapi sebagai duta identitas budaya Malaka. Setiap umpan, setiap tekel, dan setiap gol dipersepsikan publik sebagai representasi keberanian dan ketangguhan masyarakat Malaka.
Banyak suporter menggambarkan bahwa spirit pemain Malaka adalah “gelombang Abudenok dan ombak Motadikin” — simbol kekuatan yang tidak mudah dipatahkan. Spirit inilah yang diharapkan mampu menandingi kecepatan dan pengalaman para pemain Bajak Laut.
Pertarungan Harga Diri
Meski Bajak Laut memiliki pemain berpengalaman, PS Malaka datang dengan motivasi besar untuk membuktikan kemampuan mereka. Bagi Manumeo — julukan PS Malaka — laga ini bukan sekadar perebutan tiket semifinal, tetapi pertarungan harga diri dan martabat daerah.
Suporter Malaka meyakini bahwa determinasi tim akan menjadi faktor pembeda. Atmosfer dukungan baik di stadion maupun di kampung halaman disebut menjadi energi tambahan bagi para pemain.
Pertandingan ini diperkirakan berlangsung ketat, penuh adu strategi, dan menuntut kedisiplinan sejak menit pertama. Publik Malaka berharap PS Malaka dapat memberikan yang terbaik dan melangkah lebih jauh di ETMC 2025. **

















