BATAM, Radar Perbatasan.com – PT PLN Batam membantah tegas kabar burung yang beredar luas di media sosial terkait rumor pemadaman listrik secara maraton selama tiga hari berturut-turut pada 12-14 Oktober 2026 di kawasan Batam, Bintan, dan Tanjungpinang.
Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Rudi Antono, memastikan bahwa informasi yang beredar dan memicu keresahan warga tersebut sama sekali tidak benar.
“Tidak benar,” ujar Rudi menegaskan saat dikonfirmasi pada Senin 12 Oktober 2026 malam.
Proses Pemulihan Terus Berlangsung
Rudi menerangkan, kondisi sistem kelistrikan di wilayah terdampak sebenarnya terus menunjukkan tren perbaikan signifikan. Sebelumnya, gangguan besar memang sempat melumpuhkan jaringan listrik sejak Senin pagi.
Namun, berkat penanganan cepat di lapangan, aliran listrik secara bertahap sudah mulai menyala kembali di beberapa titik pasokan.
“Kondisi saat ini terus membaik, namun memang belum sepenuhnya normal seperti sediakala,” terang Rudi.
Sejumlah Wilayah Mulai Menyala
Memasuki Senin malam, aliran listrik di sejumlah kawasan vital, termasuk pusat aktivitas di Batam Centre, dilaporkan telah kembali beroperasi. Walau demikian, tim teknis PLN masih terus bersiaga penuh untuk menuntaskan proses pemulihan sistem hingga normal 100 persen.
Menyikapi simpang siur informasi di tengah proses pemulihan ini, PLN Batam mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai pesan berantai atau unggahan di media sosial tanpa adanya verifikasi resmi. Publik diminta untuk selalu memantau kanal informasi resmi PLN demi mendapatkan pembaruan data yang akurat.
Editor: Budi Adriansyah

















