BINTAN, Radar Perbatasan.com – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, memberikan pesan menohok bagi para aparatur negara. Dia mewanti-wanti agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak menunjukkan performa yang loyo.
“Jangan sampai kinerja PNS justru lebih rendah dari PPPK. Tunjukkan profesionalisme dan kompetensi melalui kerja nyata,” tegas Luki saat membuka Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XXIV dan XXV Tahun 2026 di Gedung BPMP Ceruk Ijuk, Bintan, pada Kamis 23 April 2026.
Di hadapan para peserta, Luki menekankan bahwa integritas dan dedikasi adalah harga mati. Menurutnya, status sebagai abdi negara menuntut tanggung jawab besar, bukan sekadar rutinitas administratif.
Pahami Tupoksi, Jangan Asal Kerja
Luki juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Dia tidak ingin melihat ASN yang bekerja tanpa arah yang jelas.
“Setiap ASN wajib mengetahui dan memahami tugasnya. Tidak boleh bekerja tanpa arah,” katanya lugas.
Bagi Luki, pemahaman tupoksi adalah fondasi utama. Tanpa itu, pelayanan publik tidak akan maksimal. Apalagi, tantangan pemerintahan ke depan diprediksi bakal semakin kompleks.
Bukan Sekadar Urusan Administrasi
Lebih lanjut, Luki menjelaskan bahwa wajah pemerintahan tercermin dari pelayanan masyarakatnya. Cakupannya luas: mulai dari urusan ekonomi, sosial, hingga isu lingkungan.
Untuk menghadapi tantangan itu, dia meminta CPNS membangun kerja sama tim yang solid sejak dini.
“Latsar ini adalah titik awal bagi saudara-saudara dalam meniti karier sebagai aparatur negara. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Acara yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kepri ini diharapkan mampu mencetak kader birokrat yang tangguh dan siap melayani masyarakat Kepulauan Riau.
Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Zah

















