Jakarta —
Proses pemulihan infrastruktur pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus berlangsung secara bertahap. Hingga 7 Januari 2026, sejumlah ruas jalan dan jembatan, baik nasional maupun daerah, telah kembali fungsional guna menjaga konektivitas dan mobilitas masyarakat.
Kementerian Pekerjaan Umum melalui unit terkait terus melakukan penanganan darurat, pembersihan material sisa bencana, serta perbaikan infrastruktur yang terdampak, agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Sejumlah titik strategis yang sebelumnya terdampak bencana kini telah dapat dilalui kendaraan, meskipun di beberapa lokasi masih diberlakukan pengaturan lalu lintas dan pembatasan tonase demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Pemerintah memastikan proses pemulihan akan terus dilanjutkan hingga seluruh infrastruktur terdampak dapat berfungsi optimal. Selain perbaikan fisik, upaya mitigasi juga dilakukan untuk meminimalkan risiko bencana serupa di masa mendatang.
Pemulihan infrastruktur ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga pelayanan publik dan mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Editor : Boni Atolan

















