banner 728x250

Pemkab Malaka Jalankan Program Sister Dinkes dan Puskesmas di Gunungkidul, Implementasikan Program Prioritas Pemda Malaka Periode 2025–2030

PKMK UGM Dampingi Pemkab Malaka Lewat Sister Dinkes dan Puskesmas

banner 120x600
banner 468x60

( Photo : Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran ) 

Gunungkidul, Yogyakarta — 29 Oktober 2025

banner 325x300

Pemerintah Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, melaksanakan program Sister Dinas Kesehatan dan Puskesmas bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, di bawah bimbingan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dipimpin oleh Prof. Dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc., Ph.D. Program ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Pemda Malaka periode 2025–2030 sesuai Perda RPJMD Kabupaten Malaka di bidang kesehatan.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, menekankan bahwa kegiatan ini penting untuk memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di Malaka, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat lebih terencana, terukur, dan berkualitas. Program Sister Dinkes dan Puskesmas menjadi kesempatan bagi tenaga kesehatan untuk belajar langsung praktik baik yang sudah diterapkan di Gunungkidul, termasuk dalam manajemen puskesmas, pelayanan ibu dan anak, penurunan stunting, serta pencegahan penyakit menular.

Ia mengatakan kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Gunungkidul menjadi wadah pembelajaran bagi para tenaga kesehatan Kabupaten Malaka. Pegawai Dinas Kesehatan mempelajari pengelolaan dinas kesehatan sesuai standar pelayanan nasional agar mampu mendukung seluruh puskesmas di wilayah Malaka. Sementara itu, tenaga kesehatan puskesmas mendalami penerapan pelayanan prima bagi masyarakat dan jejaringnya.

Pemilihan Kabupaten Gunung Kidul berdasarkan rekomendasi dari PKMK FK KMK UGM karena Gunung Kidul salah satu Kabupaten di DIY yang  pelayanan Kesehatan dasar ( Puskesmas dan Jaringannya), dinilai baik serta memiliki karakteristik mirip dengan  Kabupaten Malaka.

Bupati menambahkan, selama kegiatan berlangsung seluruh peserta mendapatkan pendampingan langsung dari pejabat dan staf Dinas Kesehatan serta Puskesmas Gunungkidul dengan bimbingan PKMK FK UGM. Proses pendampingan ini memastikan seluruh kegiatan berjalan fokus, terarah, dan sesuai agenda yang telah ditetapkan. Setelah menyelesaikan kegiatan pembelajaran di Gunungkidul, para peserta akan kembali ke Malaka untuk menerapkan hasil pembelajaran di satuan kerja masing-masing. Implementasi program di lapangan akan dipantau langsung oleh Dinas Kesehatan Gunungkidul melalui pertemuan daring maupun kunjungan ke Malaka, terutama dalam penerapan Inovasi Layanan Primer (ILP).

Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Malaka dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul serta PKMK Fakultas Kedokteran UGM merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem kesehatan daerah di Malaka. Nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani Bupati Malaka menjadi landasan penting bagi pelaksanaan kerja sama lintas daerah dan pendampingan akademik. PKMK FK UGM berperan sebagai konsultan dan pendamping teknis yang memberikan bimbingan dalam penyusunan kebijakan, perencanaan, serta evaluasi program pembangunan kesehatan di Kabupaten Malaka agar seluruh kegiatan berjalan berbasis data, terukur, dan berorientasi pada hasil.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Malaka berupaya memperkuat kapasitas institusi kesehatan, meningkatkan mutu pelayanan, serta menghadirkan sistem kesehatan daerah yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Program Sister Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang dijalankan di bawah bimbingan PKMK FK UGM menjadi wujud nyata implementasi visi dan misi Bupati–Wakil Bupati Malaka di bidang kesehatan sesuai Perda RPJMD, sekaligus memastikan masyarakat Malaka dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik, profesional, dan berkelanjutan.

Editor: Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!