Jakarta, 2025 –
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming terus berhasil menjaga stabilitas perekonomian nasional dengan pertumbuhan yang konsisten di kisaran 5%. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8% pada tahun 2029 melalui kebijakan pemulihan dan ekspansi ekonomi yang inklusif.
Fokus utama kebijakan ini adalah penciptaan lapangan kerja, penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta peningkatan daya beli masyarakat. Sepanjang semester I tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp942,9 triliun, sementara Upah Minimum Provinsi (UMP) mengalami kenaikan rata-rata sebesar 6,5%.
Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran juga mendorong pengelolaan sovereign fund melalui Danantara yang kini telah mencapai nilai 1 triliun dolar AS. Untuk menjaga stabilitas ekonomi, pemerintah melaksanakan kebijakan stimulus “8+4+5” yang mencakup program akselerasi UMKM, paket insentif pajak dan perlindungan sosial, serta lima inisiatif penyerapan tenaga kerja — mulai dari pengembangan Koperasi Desa hingga modernisasi kapal nelayan.
Langkah-langkah strategis tersebut menjadi bukti komitmen kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran dalam membangun fondasi ekonomi Indonesia yang mandiri dan tangguh.
Editor : Boni Atolan

















