Malaka — Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar pelatihan bagi para pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Malaka. Kegiatan berlangsung di Betun, Ibu Kota Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada 9–11 November 2025.

Pelatihan ini menghadirkan tim dari Persija Academy Development sebagai pemateri utama, yakni Coach Ricky Nelson (Chief Persija Development), Coach Blitz Tarigan (Head Coach Persija U-20), dan Coach Ferdiansyah (Head Coach Persija U-18). Selama tiga hari, para pelatih SSB di Malaka mendapatkan pembekalan terkait metodologi kepelatihan modern, pengelolaan akademi usia dini, dan strategi pembinaan jangka panjang.
Sekretaris Dispora Malaka, Kosmas, mewakili Kepala Dinas, menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan berjalan dengan sukses, lancar, dan mendapat sambutan positif dari peserta.
“Semua kegiatan berjalan sukses dan lancar sesuai agenda dan program yang ditetapkan. Para peserta sangat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (11/11/2025).
Sementara itu, Coach Ricky Nelson, Chief Persija Development, mengapresiasi semangat dan potensi besar para pelatih lokal di Malaka.
“Kami melihat antusiasme luar biasa dari para pelatih di sini. Mereka punya semangat belajar yang tinggi dan ingin membawa perubahan nyata bagi pembinaan sepak bola di Malaka. Ini hal yang positif untuk masa depan sepak bola daerah,” ungkapnya.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (SBS–HMS) dalam membangun olahraga prestasi, khususnya di cabang sepak bola.
Program pengembangan olahraga prestasi telah menjadi program unggulan Pemkab Malaka dan tertuang dalam Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Malaka Tahun 2025–2030. Melalui kerja sama dengan Persija Academy, diharapkan kapasitas pelatih dan kualitas pembinaan sepak bola di Kabupaten Malaka terus meningkat sehingga mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Editor : Boni Atolan

















