MALAKA, Radar Perbatasan —
Pemerhati bencana Hironimus R.Y. Seran, yang akrab disapa Ronny Seran, mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Malaka dalam membangun tanggul darurat di sejumlah titik rawan banjir.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah kesiapan fisik yang tepat untuk menghadapi potensi bencana saat musim hujan mendatang.
“Langkah pembangunan tanggul yang dilakukan Pemda Malaka sudah sangat tepat. Ini merupakan bentuk kesiapan fisik kita dalam menghadapi kemungkinan bencana yang bisa terjadi di musim penghujan,” ujar Ronny Seran, Sabtu (8/11/2025) di Malaka.
Langkah Tepat dalam Kerangka Pengurangan Risiko Bencana
Ronny menjelaskan, dalam siklus penanggulangan risiko bencana (PRB) terdapat beberapa tahapan penting, yaitu:
1. Pencegahan dan mitigasi (sebelum bencana),
2. Kesiapsiagaan dan tanggap darurat (menjelang dan saat bencana terjadi), serta
3. Rehabilitasi dan rekonstruksi (pasca bencana).
Ia menilai pembangunan tanggul darurat yang dilakukan Pemda Malaka merupakan bagian dari tahap kesiapsiagaan secara fisik untuk mengurangi atau meminimalisir risiko bencana yang berpotensi terjadi.
“Kesiapan secara fisik dan anggaran sangat penting. Kalau kita tidak siap, dampak bencana bisa jauh lebih besar,” tegasnya.
Perlu Sinergi Antarwilayah Hulu, Tengah, dan Hilir
Lebih lanjut, Ronny menyerukan perlunya kerja sama lintas daerah antara wilayah Hulu (TTS), Tengah (TTU), dan Hilir (Malaka) agar penanggulangan bencana dapat dilakukan secara komprehensif dan terpadu, terutama di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Benenain.
“Ketiga daerah ini harus punya persepsi dan langkah bersama. Sebelum bencana, saat bencana, dan setelah bencana harus ada kesiapan nyata di setiap tahap,” ujarnya.
“Kerja sama ini penting agar tidak ada lagi kesan bahwa bencana terjadi karena bencana sebelumnya terlupakan.”
Apresiasi terhadap Pemda Malaka
Ronny menegaskan, apresiasinya terhadap langkah Pemda Malaka bukan semata pujian, tetapi bentuk pengakuan objektif dari perspektif PRB (Pengurangan Risiko Bencana).
“Saya bukan sedang memuji pemerintah, tapi melihat dari kacamata PRB. Kalau dari sisi teknis dan infrastruktur, tentu ada ahlinya. Namun dari sisi penanggulangan bencana, pembangunan tanggul oleh Pemda Malaka sudah merupakan langkah kesiapan yang sangat tepat,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan tanggul diharapkan dapat meminimalisir risiko dan dampak banjir pada musim hujan mendatang.
“Adanya tanggul ini diharapkan bisa mengurangi risiko bencana. Ini langkah nyata kesiapan kita secara fisik untuk menghadapi ancaman ke depan,” tutup Ronny.
Tentang Narasumber:
Hironimus R.Y. Seran, dikenal luas dengan nama Ronny Seran, merupakan Pemerhati Bencana, mantan Koordinator Lapangan LSM Perkumpulan Penanganan Bencana NTT (PMPB NTT), sekaligus mantan Sekretaris Desa Wehali, Kabupaten Malaka.
Editor: Boni Atolan

















