banner 728x250

Pameran Budaya Nusantara di Sikka, SMAN 2 Maumere Tampilkan Karya Kreatif dan Buku Bahasa Daerah

banner 120x600
banner 468x60

Maumere, Sikka. Radar Perbatasan. Com

Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa meriah di Kabupaten Sikka. Salah satunya melalui Pameran Budaya Nusantara yang menampilkan beragam karya kreatif peserta didik SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Sikka.

banner 325x300

Pameran yang berlangsung pada 13–15 Agustus 2026 tersebut dipusatkan di Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sikka. Pada hari pertama, Kamis,13/8/2026, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sikka turut mengunjungi stan pameran untuk melihat langsung berbagai hasil kreativitas dan inovasi para siswa.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, bersama Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kabupaten Sikka, Valerianus Samador, Sekretaris Dinas serta para Kepala Bidang P2UKM, berkesempatan mengunjungi stan pameran kerajinan yang diikuti SMA, SMK dan SLB se-Kabupaten Sikka.

Salah satu stan yang mendapat perhatian adalah stan SMA Negeri 2 Maumere (SMANDU MOF) yang menampilkan berbagai produk hasil kreativitas peserta didik.

Very Awales menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa dan guru SMAN 2 Maumere yang telah menunjukkan inovasi dan kreativitas melalui karya-karya yang dihasilkan.

Menurutnya, kehadiran para siswa dalam pameran tidak sekadar menampilkan produk kerajinan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi budaya lokal sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya.

“Kami memberikan apresiasi kepada siswa-siswi SMA Negeri 2 Maumere atas inovasi dan kreativitas yang ditampilkan. Yang lebih membanggakan adalah lahirnya karya berupa buku bahasa daerah. Ini merupakan sebuah mahakarya yang tidak hanya memiliki nilai literasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga dan melestarikan bahasa serta budaya daerah,” ujar Very Awales.

Ia menilai, buku bahasa daerah yang dihasilkan siswa dan guru memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu bentuk dokumentasi budaya yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Menurutnya, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana generasi muda mampu mengenal, memahami, mendokumentasikan dan mengembangkan kekayaan budaya yang ada di lingkungannya.

“Ketika anak-anak mampu menulis dan mendokumentasikan bahasa daerahnya dalam sebuah buku, sesungguhnya mereka sedang merawat identitas budaya. Ini yang harus terus kita dorong,” lanjutnya.

Pameran Budaya Nusantara tersebut menjadi ruang perjumpaan antara kreativitas generasi muda dengan kekayaan budaya lokal. Berbagai hasil karya siswa ditampilkan, mulai dari kerajinan tangan, produk kreatif hingga karya yang memiliki nilai edukatif dan budaya.

Bagi SMAN 2 Maumere, keikutsertaan dalam pameran menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi peserta didik sekaligus membangun kepercayaan diri mereka agar berani menghasilkan karya yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.

Dengan mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sikka.

Pemerintah Kabupaten Sikka berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai ruang apresiasi bagi generasi muda, sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya Nusantara.

Masyarakat Kabupaten Sikka dan para pengunjung juga diajak untuk hadir dan menyaksikan secara langsung beragam kreativitas generasi muda dalam Pameran Budaya Nusantara yang berlangsung hingga 15 Agustus 2026 di Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sikka.

Pameran ini bukan sekadar ajang memamerkan hasil karya, tetapi juga menjadi pesan bahwa budaya, literasi dan kreativitas generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun Sikka yang produktif, kreatif, unggul dan mandiri.

Yuven Fernandez

banner 325x300
error: Content is protected !!