Malaka –
Operasi Zebra Turangga 2025 resmi digelar selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, sebagai upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri dan meningkatkan ketertiban berlalu lintas. Pelaksanaan operasi ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M., di lapangan apel Mapolres Malaka, Senin (17/11/2025).
Apel tersebut dihadiri Wakapolres Malaka KOMPOL Muhammad Fakhruddin, S.Sos., M.Hum., Sekda Kabupaten Malaka Ferdinand Un Muti, S.Hut, M.Si., personel TNI dari jajaran Koramil 1605/Belu, personel Kompi Pan B Yonif RK 744/SYB, para kabag, Sat Samapta, Sat Lantas, staf gabungan Sat Reskrim, Sat Intel, Sat Narkoba, Dinas Perhubungan, Sat Pol PP, serta UPTD Samsat Malaka.
Pelaksanaan apel di wilayah perbatasan RI–Timor Leste ini ditandai dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel Lantas, Pol PP, TNI, dan Dinas Perhubungan.
Dalam amanat tertulis Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., yang dibacakan Kapolres Malaka, disampaikan bahwa Operasi Zebra Turangga 2025 merupakan operasi Harkamtibmas yang mengedepankan langkah preemtif, preventif, edukatif, dan humanis. Operasi juga didukung penegakan hukum lalu lintas secara selektif prioritas melalui ETLE mobile, ETLE statis, serta tilang manual untuk pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.
AKBP Riki Ganjar menegaskan bahwa persoalan lalu lintas tidak dapat ditangani Polri seorang diri. Berdasarkan data IRSMS Ditlantas Polda NTT Semester I Tahun 2025, tercatat 803 kasus kecelakaan, naik 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meski pelanggaran lalu lintas menurun, Polri diminta tetap meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan untuk menekan angka kecelakaan.
Melalui Operasi Zebra Turangga 2025, Polri menargetkan tercapainya lima tujuan utama, yaitu:
1. Meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
2. Menurunnya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
3. Rendahnya tingkat fatalitas korban kecelakaan.
4. Terbentuknya opini positif masyarakat terhadap kinerja Polri.
5. Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang mantap di seluruh wilayah NTT.
Kapolres Malaka juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas, meningkatkan kedisiplinan, bertindak tegas namun humanis, menghindari tindakan yang merusak citra Polri, serta aktif melakukan counter terhadap berita hoaks terkait pelaksanaan operasi.
Apel Gelar Pasukan berlangsung aman dan tertib, dan berakhir pada pukul 08.15 Wita. Melalui kegiatan ini, Polres Malaka menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Malaka.
Editor: Boni
Sumber: Renhumas Polres Malaka

















