MALAKA, NTT –17 Desember 2025
Menyusul temuan dugaan ketidaksesuaian mutu material dalam proyek peningkatan jalan seharga Rp17 miliar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT menyatakan akan segera melakukan pemeriksaan lapangan. Janji tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas, Benny Nahak.
“Pihaknya segera meminta PPK untuk segera melakukan pengecekan di lapangan terkait fungsi pengawasan yang dilakukan anggota DPRD Provinsi NTT,” kata Benny Nahak, Rabu (17/12/2025).
Pernyataan itu merupakan respons atas temuan dan permintaan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Agustinus Nahak, saat melakukan kunjungan pengawasan di proyek jalan dari Lebur (Belu) ke Kusa (Malaka). Dalam kunjungannya, Agustinus Nahak melihat secara langsung bahwa material agregat yang digunakan kontraktor, PT Timor Indah Mandiri, diduga mengandung banyak lumpur.
“Kami meminta pihak dinas PUPR provinsi untuk mengawasi proyek ini terutama mutu bahan yang dipakai sehingga menjaga kualitas jalan yang dibangun,” pinta politisi Fraksi Partai Golkar NTT tersebut.
Proyek yang menjadi perhatian ini merupakan pekerjaan peningkatan jalan provinsi dengan nilai kontrak sangat besar, yakni Rp17 miliar. Keberadaan jalan yang berkualitas sangat penting bagi masyarakat dua kabupaten sebagai sarana penghubung dan penggerak ekonomi.
Editor : Boni Atolan

















