BATAM, Radar Perbatasan.com – Wajah Pelabuhan RORO Telaga Punggur, Batam, dipastikan bakal lebih sibuk dari biasanya dalam beberapa pekan ke depan. Menyadari tensi arus mudik yang mulai memanas, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, turun langsung ke lapangan pada Rabu, 4 Maret 2026, untuk memastikan “pintu gerbang” laut Kepri ini siap melayani lonjakan penumpang Hari Raya Idulfitri 2026.
Bukan sekadar kunjungan seremonial, Nyanyang datang membawa misi spesifik: memastikan tidak ada lagi drama penumpukan penumpang atau kemacetan arus kendaraan yang kerap menghantui musim mudik.
Ekstra Kapal untuk Rute “Gemuk”
Nyanyang menyoroti titik-titik krusial yang selama ini menjadi langganan antrean. Fokus utamanya adalah rute padat Batam-Tanjung Uban dan Batam-Kuala Tungkal.
“Persiapan ini adalah tolak ukur kita. Pada hari biasa kapasitas memang cukup, tapi saat peak season Lebaran, volume penumpang melonjak drastis. Kami minta penambahan dua hingga tiga armada kapal untuk rute Kuala Tungkal-Batam,” tegas Nyanyang di sela-sela peninjauannya.
Digitalisasi Tiket: Bye-bye Calo?
Salah satu poin penting yang ditegaskan Wagub adalah soal kemudahan akses. Merespons keluhan masyarakat soal sulitnya mendapatkan tiket, Nyanyang mengingatkan bahwa sistem digital adalah solusinya.
“Sekarang sudah berbasis online. Masyarakat bisa langsung memesan dari genggaman. Tidak perlu lagi bingung,” jelasnya.
Digitalisasi ini diharapkan mampu memangkas celah praktik percaloan sekaligus memberikan kepastian keberangkatan bagi para pemudik.
Operasional 24 Jam
Bagi para pelintas rute Batam-Tanjung Uban, ada kabar gembira. Nyanyang memastikan pelayanan akan digenjot habis-habisan pada puncak arus mudik:
* Periode: H-5 hingga H+5 Lebaran.
* Status: Siaga 24 jam penuh.
Strategi ini diambil agar aliran kendaraan dari Batam menuju Pulau Bintan tetap cair tanpa ada penumpukan di kantong parkir pelabuhan.
Kolaborasi Lintas Lini
Dalam inspeksi ini, Wagub tidak sendirian. Dia memboyong pasukan lengkap, mulai dari Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Junaidi, hingga Kepala Satpol PP Kepri, Guntur Sakti. Koordinasi intensif juga dijalin bersama KSOP, TNI-Polri, ASDP, BP Batam, hingga Bea Cukai.
“Semua unsur sudah siap, baik dari sisi pengamanan, kesiapan armada, hingga manajemen operasional di lapangan. Kita ingin masyarakat mudik dengan rasa aman dan nyaman,” pungkas Nyanyang.
Dengan persiapan yang lebih awal dan sistem digital yang lebih mapan, mudik Lebaran 2026 di Kepulauan Riau diharapkan menjadi standar baru pelayanan transportasi laut yang lebih manusiawi dan modern.
Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Iw

















