Kupang –
Di tengah tantangan ekonomi yang masih menghimpit masyarakat, Partai Golkar kembali menunjukkan bahwa politik adalah ruang pengabdian. Pada Sabtu, 4 Oktober 2025, Ketua DPD I Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus Gubernur NTT, Melki Laka Lena, memimpin pelaksanaan Pasar Murah Golkar NTT di Kantor DPD I Partai Golkar, Kota Kupang.
Sebanyak 23.000 paket pangan murah disiapkan dan dibagikan secara serentak di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-61 Partai Golkar. Melki memastikan tidak ada warga yang pulang dengan tangan kosong, dan jika masih ada yang belum menerima bantuan, panitia akan mengatur agar semua yang hadir dapat memperoleh paket sembako tersebut.
Di Kota Kupang sendiri, Golkar menyiapkan 2.000 paket sembako murah yang dibagikan di tiga lokasi, yaitu Kantor DPD I Golkar NTT, Kecamatan Alak, dan Kelurahan Maulafa. Warga dari berbagai kalangan menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif ini.
Kegiatan pasar murah ini tidak hanya digelar di ibu kota provinsi, tetapi juga dilaksanakan secara serentak di berbagai kabupaten seperti Manggarai, Ende, Flores Timur, dan Kupang. Melki menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, agar seluruh kader turun langsung ke masyarakat. Menurutnya, Golkar harus hadir di tengah rakyat, bukan hanya di panggung politik. Ketika masyarakat mengalami kesulitan, kader Golkar harus turun tangan memberikan bantuan.
Selain pasar murah, Golkar NTT juga mengadakan berbagai kegiatan sosial lain seperti jalan sehat, pengobatan gratis, serta mempersiapkan puncak perayaan HUT Partai Golkar yang akan digelar pada 20 Oktober mendatang.
Melki Laka Lena menekankan bahwa politik tidak boleh berhenti pada slogan dan kampanye semata. Politik sejati adalah tindakan nyata yang berakar pada nilai kemanusiaan. Politik bagi Golkar adalah pengabdian nyata: mendengarkan aspirasi rakyat dan memperjuangkannya menjadi kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Suasana kegiatan di Kupang berlangsung dengan penuh semangat dan keakraban. Para kader, simpatisan, dan masyarakat berkumpul tanpa sekat, menunjukkan bahwa politik dapat menjadi alat pemersatu, bukan pemecah. Melki mengajak seluruh kader, pengurus, dan masyarakat untuk menjaga NTT tetap aman, rukun, dan penuh persaudaraan, dengan semangat bahwa suara Golkar adalah suara rakyat.
Editor : Boni Atolan

















