Betun, Kabupaten Malaka – 2 Desember 2025
Pemerintah Kabupaten Malaka mulai menginisiasi pendekatan baru dalam menyusun kebijakan pengembangan peternakan di wilayah lahan keringnya. Pendekatan ini berbasis pada stratifikasi kawasan dan penerapan teknologi tepat guna untuk mengatasi keragaman kondisi lokal.
Plh. Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malaka menegaskan pentingnya langkah ini. “Kami tidak bisa menerapkan kebijakan yang sama untuk seluruh wilayah Malaka. Daerah pesisir, dataran rendah, dan pegunungan memiliki karakteristik biofisik dan sosial ekonomi yang berbeda. Karena itu, tahap awal yang kami lakukan adalah pemetaan atau stratifikasi kawasan menjadi zona-zona pengembangan yang lebih homogen,” ujarnya.
Stratifikasi tersebut, lanjutnya, dapat didasarkan pada kesamaan ekosistem, komoditas ternak dominan, atau bahkan faktor sosial seperti kawasan permukiman transmigran dan penduduk asli. Setelah kawasan terpetakan, inovasi teknologi dirancang secara spesifik, diuji di lapangan sebagai percontohan, lalu disebarluaskan.
“Tujuannya jelas, agar rekomendasi kebijakan yang kami keluarkan, khususnya untuk mendukung pelayanan kesehatan hewan, pembibitan, dan administrasi, benar-benar menyentuh akar permasalahan dan meningkatkan pendapatan peternak,” pungkasnya.
Editor : Boni Atolan

















