banner 728x250

Listrik Padam 20 Jam di Betun, Wakil DPRD NTT Desak Evaluasi — “Jika Perlu, Copot Kepala PLN Betun”

banner 120x600
banner 468x60

Betun, Malaka (4 Oktober 2025) —

Listrik di wilayah Betun, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan padam sejak lebih dari 20 jam terakhir, melumpuhkan aktivitas warga dan layanan publik. Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT sekaligus Anggota Fraksi Partai Golkar, Agustinus Nahak, mendesak evaluasi menyeluruh terhadap manajemen PLN Unit Betun dan meminta agar kepala unit tersebut dicopot jika terbukti lalai.

banner 325x300

Pemadaman yang berlangsung lebih dari 20 jam membuat sekolah, fasilitas kesehatan, usaha mikro, dan aktivitas rumah tangga terganggu. Warga setempat mengeluhkan minimnya informasi tentang penyebab serta perkiraan waktu pemulihan sambungan listrik.

Agustinus Nahak menyatakan bahwa kinerja PLN Betun dalam menangani gangguan ini tidak dapat ditolerir sebagai pelayanan publik. “Kinerja PLN Betun harus dievaluasi dan bila perlu diganti agar pelayanan tidak terus menyengsarakan masyarakat,” kata Agustinus Nahak. Ia menegaskan perencanaan perbaikan dan pemeliharaan jaringan harus dilakukan dengan lebih matang agar pemadaman berkepanjangan dapat dihindari.

Wartawan yang melaporkan kejadian ini mencoba mengonfirmasi pihak PLN Unit Betun, namun nomor telepon yang dihubungi tidak aktif sehingga konfirmasi langsung belum berhasil diperoleh hingga berita ini diturunkan. Upaya konfirmasi melalui kanal resmi PLN tingkat provinsi atau pusat juga belum membuahkan respons saat liputan berlangsung.

Sejumlah tokoh masyarakat dan pelaku usaha menuntut agar pihak berwenang, termasuk manajemen PLN di tingkat yang lebih tinggi dan DPRD NTT, turun tangan untuk memastikan pasokan listrik segera pulih dan memastikan ada pertanggungjawaban atas gangguan panjang ini. Mereka juga meminta PLN memperbaiki mekanisme komunikasi kepada publik saat terjadi gangguan agar masyarakat mendapat informasi yang jelas dan cepat.

Sebagai langkah awal, masyarakat berharap PLN segera mengerahkan tim teknis untuk memperbaiki gangguan, menyatakan penyebab pemadaman, serta menetapkan estimasi waktu pemulihan. Jika penyebabnya terkait kelalaian manajerial atau perencanaan pemeliharaan yang buruk, tuntutan evaluasi dan pergantian kepemimpinan di Unit Betun diperkirakan akan semakin menguat.

Berita ini akan diperbarui jika konfirmasi dari pihak PLN Betun atau pernyataan resmi dari PLN regional/Nasional diterima.

( Redaksi)

banner 325x300
error: Content is protected !!