banner 728x250

Lampu Merah “Setia” di Ir. Sutami: Merah Terus, Tak Mau Hijau, Bikin Pengendara Galau

Gara-gara APILL di Dekat Pasaraya 21 Error, Warganet Tanjungpinang Sempat Salah Alamat Colek Petugas

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Ada-ada saja drama di jalan raya Ibu Kota Kepulauan Riau pagi ini. Sebuah lampu lalu lintas, atau yang secara teknis disebut Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), di kawasan Jalan Ir. Sutami, tepatnya di dekat Pasaraya 21, mendadak jadi buah bibir. Masalahnya sepele tapi bikin emosi: lampu itu “setia” di warna merah. Tak mau pindah ke hijau.

Kejadian ini mendadak viral setelah seorang pengguna Facebook bernama Tiara N mengunggah keresahannya di grup populer InfoPinang, pada Senin 30 Maret 2026.

banner 325x300

“Mohon petugas PLN perbaiki lampu merah ini, soalnya merah terus. Banyak pengendara yang mengira ini merah terus, nggak hijau-hijau. Terimakasih,” tulis Tiara sambil menyertakan foto kondisi di lapangan.

Niatnya baik, ingin melapor. Tapi, Tiara tampaknya sedang kurang konsentrasi. Bukannya mencolek Dinas Perhubungan (Dishub) yang memang empunya urusan rambu-rambu, dia malah memanggil petugas PLN.

Sontak, unggahan tersebut memicu “sidang paripurna” dari para netizen di kolom komentar. Tak butuh waktu lama bagi warga grup untuk meluruskan salah alamat tersebut dengan bumbu sindiran khas Tanjungpinang-an.

“Itu tugasnya dinas kota, bukan PLN kak,” tulis Junizal Bakrie mencoba meluruskan.

Senada dengan Junizal, akun Angler Edans juga memberikan pencerahan.

“Apa hubungannya sama petugas PLN? Rambu-rambu itu tugas dinas terkait, seperti Dishub,” komentarnya.

Namun, bukan netizen namanya jika tidak menyelipkan kritik pedas. Mujiari Nur Hidayat, misalnya, berkomentar cukup sarkastis mengenai lambatnya respons pemeliharaan fasilitas publik.

“Dinas terkaitnya lagi sakit struk, nggak bisa keliling cek fasilitas berkala. Kadang tahu pun pura-pura bego,” tulisnya.

Ada juga yang menanggapi dengan humor receh. Arrief Ngalam menduga lampu tersebut sedang mengalami fase emosional.

“Mungkin lampunya sudah lelah hidup mati.. hidup mati,” candanya.

Kondisi lampu merah yang “stuck” di warna merah ini memang sempat membuat arus lalu lintas di sekitar Jalan Ir. Sutami tersendat. Pengendara yang patuh hukum terjebak dalam penantian tanpa kepastian, sementara mereka yang tak sabar memilih “terjang” karena menyadari ada yang salah dengan sistem lampu tersebut.

“Saya juga berhenti lama-lama, mau berjam-jam lampu nggak hidup (hijau) lagi,” keluh Lie Yung menceritakan pengalamannya di lokasi yang sama.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap pihak Dishub Kota Tanjungpinang segera turun ke lapangan di Kecamatan Bukit Bestari tersebut. Sebab, jika dibiarkan terlalu lama, lampu merah yang “setia” ini bukan hanya bikin galau, tapi juga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Jangan sampai hanya karena satu lampu yang enggan berganti warna, nyawa pengendara jadi taruhannya. Dan satu lagi pesan netizen: jangan panggil PLN, panggil-lah Dishub!

Editor: Budi Adriansyah

 

banner 325x300
error: Content is protected !!