banner 728x250

Keluhan Warga Kampung Bulang Viral, Pemkot Langsung Bereaksi

Teguh Susanto: Aspirasi Masyarakat Adalah Instrumen Utama Evaluasi Pelayanan Publik

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Media sosial kembali menjadi panggung penyampaian aspirasi warga. Kali ini, sebuah unggahan dari akun Facebook bernama Azan Nur di grup Info Kota Tanjungpinang mendadak riuh pada Rabu, 15 April 2026.

Dalam unggahannya, Azan mengeluhkan kurangnya peran aktif pihak Kelurahan Kampung Bulang terkait kebersihan lingkungan. Dia mengaku selama ini warga harus merogoh kocek pribadi untuk membersihkan bahu jalan dan parit di wilayah mereka.

banner 325x300

“Tolong Lurah Kampung Bulang untuk peka terhadap kebersihan wilayahmu. Selama ini kami bersihkan bahu jalan dan parit pakai biaya sendiri,” tulis Azan yang langsung memicu beragam reaksi dari netizen.

Beragam komentar pun bermunculan, mulai dari desakan evaluasi jabatan hingga pengingat akan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Respons Cepat Diskominfo Tanjungpinang

Menanggapi “suara nyaring” dari warga tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Teguh Susanto, langsung angkat bicara. Dia menyampaikan apresiasi atas keberanian warga dalam menyampaikan laporan secara terbuka.

“Terima kasih atas laporan dan pengaduan masyarakat. Aspirasi ini merupakan instrumen penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, sesuai instruksi Bapak Wali Kota kepada seluruh jajaran OPD,” ujar Teguh.

Menggerakkan Partisipasi dan Jadwal Goro ASN

Teguh memastikan bahwa keluhan tersebut tidak akan menguap begitu saja. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan jajaran kelurahan, kecamatan, hingga OPD terkait untuk menyalakan kembali semangat gotong royong di wilayah Kampung Bulang.

Menariknya, Teguh juga membeberkan bahwa Pemkot Tanjungpinang sebenarnya telah memiliki agenda rutin gotong royong bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai titik wilayah.

“Jadwal gotong royong ASN sudah ada. Tujuannya sebagai trigger atau penggerak agar masyarakat kembali aktif berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Langkah cepat ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka pendek sekaligus pengingat bagi jajaran di tingkat kelurahan untuk lebih “peka” terhadap dinamika dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!