banner 728x250

Kejari Natuna Kawal 15 Tahanan Arungi Lautan Ekstrem

Menempuh 30 Jam Pelayaran, Kajari Natuna Pimpin Langsung Pemindahan Tahanan ke Tanjungpinang dan Batam

banner 120x600
banner 468x60

NATUNA, Radar Perbatasan.com – Di tengah deburan ombak dan luasnya bentang perairan Kepulauan Riau, personel Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan mandat hukum. Minggu 24 Mei 2026, sebanyak 15 tahanan tindak pidana umum berhasil dipindahkan dengan pengawalan ketat menuju lembaga pemasyarakatan di Tanjungpinang dan Batam.

Pemindahan ini bukanlah tugas ringan. Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Erwin Indrapraja, turun langsung memimpin operasi ini. Mengarungi lautan selama 30 jam dengan KM Bukit Raya, tim menempuh rute panjang dari Selat Lampa, Tarempa, hingga Letung, sebelum akhirnya berlabuh di Kijang.

banner 325x300

Medan Berat, Komitmen Kuat

Geografi Natuna yang terdiri dari gugusan pulau terpisah memang menjadi tantangan tersendiri. Namun, bagi Erwin, akses yang sulit bukanlah alasan untuk mengendurkan pengabdian.

“Kami menyadari tantangan geografis di wilayah kepulauan terluar ini. Namun, tugas kami sebagai eksekutor putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap adalah mutlak. Kami memastikan proses ini berjalan profesional, aman, dan tetap manusiawi,” ujar Erwin.

Tahanan yang dieksekusi dalam operasi ini terdiri dari 12 pria dewasa, dua perempuan, dan satu orang anak. Demi menjamin keamanan selama 30 jam di tengah laut lepas, Kejari Natuna menjalin koordinasi solid dengan personel Kepolisian RI untuk melakukan pengawalan berlapis.

Prosedur Ketat Demi Keamanan

Sebelum kapal lepas jangkar, seluruh prosedur keamanan telah diperiksa dengan saksama. Mulai dari briefing mendalam bagi personel, pengecekan fisik tahanan, hingga sinkronisasi teknis dengan pihak nakhoda kapal dilakukan untuk meminimalisir risiko sekecil apa pun di tengah laut terbuka.

Sepanjang perjalanan, situasi di atas kapal dilaporkan tetap kondusif. Seluruh tahanan dipastikan dalam kondisi sehat dan pengawalan berlangsung tanpa hambatan berarti.

Langkah tegas ini menjadi bukti nyata komitmen Kejari Natuna dalam menghadirkan kehadiran negara di wilayah perbatasan. Melalui perpaduan antara sikap profesional, integritas, dan sentuhan humanis, Kejari Natuna terus berupaya memastikan bahwa rasa keadilan bagi masyarakat tetap terjaga, melampaui sekat-sekat geografis yang ada.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!