banner 728x250

Kapolri Jenderal Suyudi Pimpin Kenaikan Pangkat Pati Polri

Sebanyak 88 perwira tinggi dan menengah Polri dimutasi, termasuk rotasi besar-besaran untuk 19 posisi Kapolda di berbagai wilayah

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, Radar Perbatasan.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan penyegaran organisasi secara besar-besaran. Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto secara resmi memimpin upacara pelantikan, serah terima jabatan (sertijab), serta Korps Raport kenaikan pangkat bagi puluhan perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen).

Mutasi dan Promosi Jumbo di Tubuh Polri

banner 325x300

Rangkaian prosesi sakral tersebut dilangsungkan di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, pada Sabtu malam 3 Oktober 2026. Kebijakan strategis ini didasarkan pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengungkapkan bahwa mutasi dan rotasi ini merupakan dinamika alami organisasi guna mengoptimalkan kinerja serta pembinaan karier personel. Dari total 88 Pati dan Pamen yang dimutasi, sebanyak 70 di antaranya mendapatkan promosi atau menempati jabatan baru.

23 Pati Naik Pangkat: 7 Jadi Komjen

Dalam momen yang sama, Korps Raport kenaikan pangkat diikuti oleh 23 Pati Polri. Rincian kenaikan pangkat tersebut meliputi:
• Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) – 7 orang: Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.
• Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.) – 14 orang: Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.
• Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.) – 2 orang: Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.

Perombakan Pejabat Utama Mabes Polri dan 19 Kapolda

Gelombang mutasi kali ini turut merombak jajaran Pejabat Utama (PJU) di tingkat Mabes Polri. Posisi strategis yang berganti di antaranya Kabaintelkam Polri, Kabareskrim Polri, Kabaharkam Polri, Kalemdiklat Polri, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadiv TIK Polri, Kadensus 88 AT Polri, Kadivkum Polri, Kakortastipidkor Polri, hingga Koorspripim Polri.

Tak tanggung-tanggung, gerbong mutasi ini juga menyasar 19 kursi Kapolda strategis di berbagai daerah. Daftar wilayah tersebut meliputi Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jabar, Banten, Jateng, Jatim, Bali, Sumbar, Sulsel, Jambi, Gorontalo, Sumut, Sumsel, Sulteng, Sulbar, dan DIY.

Pesan Tegas Kapolri

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Irjen Johnny menyampaikan pesan khusus dari Kapolri agar para perwira yang mengemban amanah baru dapat langsung tancap gas dan beradaptasi dengan cepat.

“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” tegas Johnny di Jakarta, pada Sabtu 3 Oktober 2026.

Perombakan dan kenaikan pangkat ini diyakini mampu menjaga kesinambungan operasional kepolisian baik di tingkat pusat maupun kewilayahan, demi menghadirkan rasa aman dan pelayanan prima bagi masyarakat luas.

Editor: Budi Adriansyah

 

banner 325x300
error: Content is protected !!