banner 728x250

Gubernur NTT Tinjau Pasar Takjil di Kupang, Pastikan Keamanan Pangan Selama Ramadan

banner 120x600
banner 468x60

Kupang, 21 Februari 2026 –

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, meninjau langsung pasar kuliner takjil di Jalan Ir. Soekarno, Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Sabtu (21/2/2026) sore.

banner 325x300

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelayakan pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah.

Dalam peninjauan itu, Gubernur Melki didampingi Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kupang serta jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT. Ia menyambangi setiap lapak, berdialog dengan para pedagang, sekaligus membeli sejumlah takjil.

Gubernur menegaskan bahwa Ramadan merupakan periode meningkatnya aktivitas ekonomi pangan, sehingga pengawasan terhadap makanan dan minuman harus dilakukan lebih cepat, adaptif, dan menyentuh langsung masyarakat.

“Dari hasil perbincangan dengan para pedagang dan laporan BPOM, bahan baku yang digunakan umumnya sudah sesuai standar. BPOM juga akan rutin melakukan pengecekan, pengujian, dan pemeriksaan untuk memastikan keamanan makanan yang dijual,” ujar Melki.

Ia menekankan bahwa pengawasan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga edukatif. Menurutnya, para pedagang perlu terus diberikan pembinaan terkait praktik produksi pangan yang baik agar kesadaran menjaga mutu dan keamanan pangan semakin meningkat.

Gubernur Melki mengingatkan pedagang agar tidak menggunakan bahan kimia berbahaya yang dilarang. Ia mengimbau seluruh penjual takjil dan makanan-minuman di NTT untuk memastikan bahan baku yang digunakan aman dan layak konsumsi.

“Kesadaran para pedagang sudah cukup baik. Namun catatan pentingnya, jangan gunakan zat berbahaya. Pastikan makanan dan minuman yang dijual aman dan sehat bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain memastikan keamanan pangan, Gubernur Melki juga mengajak masyarakat menjaga ketertiban, keamanan, dan toleransi selama Ramadan. Ia menyoroti momentum kebersamaan yang bertepatan dengan perayaan Imlek, masa Prapaskah bagi umat Nasrani, dan ibadah puasa umat Muslim.

“Semoga seluruh momen keagamaan ini dijalani dengan penuh berkah. Mari kita jaga toleransi, saling menghormati, serta peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya empati sosial, terutama terhadap warga yang membutuhkan bantuan, guna menjaga suasana kondusif dan memperkuat solidaritas di tengah masyarakat.

Sumber :
Penulis: Alexander L. Raditia

Foto: Gerald

Editor: Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!