banner 728x250

Gubernur NTT Serahkan Bantuan Pengembangan Produk Lokal di Nunbaun Sabu

banner 120x600
banner 468x60

KUPANG – Emanuel Melkiades Laka Lena menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pengembangan produk berbasis potensi lokal di Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Jumat (27/2/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.
Gubernur Melki Laka Lena menegaskan, dukungan yang diberikan bukan sekadar simbolis, melainkan bertujuan meningkatkan kapasitas produksi pelaku usaha, memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), serta memperluas akses pasar produk lokal NTT.

banner 325x300

“Kita ingin produk lokal naik kelas. Bantuan ini harus berdampak pada peningkatan produksi, kualitas, dan pemasaran sehingga benar-benar menggerakkan ekonomi masyarakat,” tegas Gubernur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Kupang Christian Widodo, Bupati Kupang Yoseph Lede, unsur Forkopimda, perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta para pelaku IKM dan UMKM.

Melalui Program Dasa Cita bertajuk “Dari ladang dan laut ke pasar: efisien, modern, dan aman”, Pemprov NTT menerapkan pendekatan One Village One Product (OVOP), One Subdistrict One Product (OSOP), dan One City One Product (OCOP). Tahun 2026, bantuan ekonomi berorientasi OVOP digulirkan di 160 desa dan kelurahan tertinggal, termasuk Nunbaun Sabu yang mendapat pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi NTT.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi daerah. Menurutnya, peralihan konsumsi dari produk luar ke produk sendiri akan mengurangi ketergantungan sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi di NTT.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya literasi keuangan bagi pelaku UMKM, khususnya dalam memisahkan modal usaha dan kebutuhan pribadi agar usaha tetap sehat dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena turut mengapresiasi inovasi kelompok Ecofun NBS yang memproduksi sofa berbahan sampah plastik. Inovasi tersebut dinilai sebagai solusi yang mengintegrasikan aspek lingkungan dan ekonomi. Ia bahkan telah memesan tiga set sofa dan berkomitmen membantu pemasaran produk lainnya melalui NTT Mart.

“Ini contoh nyata bagaimana kreativitas lokal mampu menjawab tantangan lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi. Kita harus dukung dan kembangkan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemprov NTT menegaskan komitmen membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal guna mewujudkan NTT yang mandiri dan berdaya saing.

 

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!