KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena secara resmi memulai pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi NTT melalui kegiatan ground breaking di Jalan Tilong Dam, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Selasa (20/1/2026).
Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan wujud kolaborasi Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Kupang dalam menghadirkan akses pendidikan yang adil dan bermutu bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan di NTT.
“Kita ingin memastikan amanat UUD 1945 tentang mencerdaskan kehidupan bangsa benar-benar dirasakan hingga ke pelosok NTT. Pendidikan adalah kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan lintas generasi,” tegas Gubernur Melki Laka Lena dalam sambutannya.
Gubernur menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional Presiden RI Prabowo Subianto yang dirancang khusus untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat paling rentan. Melalui program ini, pemerintah berupaya menghadirkan pendidikan berkualitas sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Pada tahun 2026, Provinsi NTT memperoleh tujuh paket pembangunan Sekolah Rakyat, dengan Kabupaten Kupang menjadi daerah pertama yang memulai pelaksanaan pembangunan. Bahkan, Kabupaten Kupang disiapkan untuk melayani dua jenjang pendidikan sekaligus.
Sekolah Rakyat di Kabupaten Kupang nantinya akan menampung hingga 1.080 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA, dan ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2027.
Menurut Gubernur Melki, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan hasil sinergi lintas pemerintahan. Pemerintah pusat menyiapkan perencanaan dan anggaran, Pemerintah Provinsi memfasilitasi dan mengoordinasikan, sementara Pemerintah Kabupaten Kupang menyediakan lahan serta dukungan teknis di lapangan.
“Saya mengajak seluruh unsur pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses pembangunan ini agar berjalan lancar, tepat waktu, sesuai aturan, dan tanpa hambatan,” ujarnya.
Kegiatan ground breaking ini turut dihadiri Bupati Kupang Yosef Lede, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis NTT Istiadi, Kepala Perwakilan BPKP NTT, unsur Forkopimda Kabupaten Kupang, serta pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.
Menutup sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Kementerian PU, Pemerintah Kabupaten Kupang, dan seluruh pihak yang terlibat.
“Sekolah Rakyat bukan sekadar bangunan fisik, tetapi harapan baru bagi masa depan anak-anak NTT,” pungkasnya.
Editor : Boni Atolan.

















