banner 728x250

Gubernur NTT Pimpin Rapat Kesiapan Reaktivasi Bandara Internasional El Tari Kupang

banner 120x600
banner 468x60

Kupang —

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, memimpin langsung rapat pemeriksaan kesiapan dan simulasi operasional reaktivasi status internasional Bandara El Tari Kupang, Senin (19/1/2026), yang digelar di kawasan Bandara El Tari.

banner 325x300

Rapat tersebut melibatkan seluruh instansi strategis yang terkait dengan pelayanan penerbangan internasional, antara lain TNI AU Lanud El Tari, Kementerian Perhubungan, Imigrasi, Bea Cukai, Kekarantinaan Kesehatan, Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan, AirNav, InJourney Airports, maskapai penerbangan, operator kargo, serta pelaku usaha pendukung kebandarudaraan.

Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa reaktivasi Bandara El Tari sebagai bandara internasional merupakan agenda strategis Pemerintah Provinsi NTT yang harus dikerjakan secara terpadu dan lintas sektor. Ia menekankan target operasional penerbangan internasional yang direncanakan mulai Februari 2026.

“Target kita jelas. Semua pihak harus bergerak serempak dan fokus pada pemenuhan fasilitas minimal sesuai regulasi agar operasional internasional bisa segera berjalan, sambil penyempurnaan dilakukan secara bertahap. Momentum ini tidak boleh tertunda,” tegas Gubernur Melki.

Dalam rapat tersebut, InJourney Airports memaparkan progres kesiapan Bandara El Tari, meliputi perbaikan fisik terminal internasional, sistem air dan sanitasi, pendingin ruangan, serta penataan alur penumpang keberangkatan dan kedatangan internasional. Usai rapat, Gubernur bersama jajaran melakukan peninjauan langsung ke terminal internasional untuk memastikan kesiapan fasilitas dan layanan di lapangan.

Pemerintah Provinsi NTT juga mulai melakukan hitung mundur menuju pembukaan kembali penerbangan internasional, termasuk mendorong maskapai dan operator kargo menyiapkan penerbangan perdana.

Beberapa rute prioritas yang disiapkan antara lain Timor Leste, Darwin (Australia), dan Malaysia, yang dinilai memiliki potensi besar bagi mobilitas masyarakat, perdagangan, serta pekerja migran asal NTT.

Gubernur Melki menegaskan bahwa reaktivasi Bandara Internasional El Tari bukan sekadar membuka kembali penerbangan luar negeri, melainkan bagian dari strategi besar menjadikan Kupang sebagai simpul transportasi dan penggerak ekonomi kawasan timur Indonesia.

“Bandara internasional adalah pintu masuk pembangunan. Kita jaga semangat kolaborasi ini sampai Bandara El Tari benar-benar kembali melayani penerbangan internasional untuk kemajuan NTT,” pungkasnya.

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!