Kupang —
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menghadiri Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Pascasarjana (S2) Angkatan XLV dan Sarjana (S1) Angkatan LXXIV di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, yang berlangsung khidmat dan penuh makna.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, serta apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang telah setia mendampingi perjalanan akademik para lulusan.
Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari pengabdian nyata di tengah masyarakat.
Menurut Melki Laka Lena, lulusan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat serta memberikan dampak konkret bagi kemajuan Nusa Tenggara Timur.
“Kampus tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga pribadi yang berkarakter, kreatif, inovatif, serta berakar pada nilai dan budaya lokal,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa para lulusan kini akan memasuki “ruang belajar sesungguhnya”, yaitu kehidupan bermasyarakat. Di sanalah integritas, kompetensi, dan kepedulian sosial akan diuji secara nyata. Karena itu, ia berharap para alumni mampu menjadi agen perubahan yang membawa nama baik almamater sekaligus berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.
Dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang, Gubernur mengingatkan pentingnya sikap adaptif, inovatif, dan terbuka terhadap perubahan. Ia juga mendorong para lulusan untuk membangun jejaring yang kuat sebagai modal penting dalam menciptakan peluang dan kolaborasi di masa depan.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi NTT, kata dia, terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi melalui kolaborasi berbasis riset dan kebutuhan masyarakat. Hal ini dinilai penting untuk menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Mengakhiri sambutannya, Melki Laka Lena mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan lulusan baru, untuk terus bergandengan tangan dalam membangun NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.
Editor : Boni Atolan

















