NGADA –
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena meresmikan NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Ngada di Art Center Bajawa, Senin (23/1/2026).
Peluncuran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Provinsi NTT bersama Pemerintah Kabupaten Ngada dalam memperkuat ekonomi rakyat berbasis UMKM dan IKM lokal.
Gubernur Melki menegaskan, NTT Mart dirancang sebagai solusi atas empat persoalan utama UMKM, yakni permodalan, pendampingan dan pelatihan usaha, literasi keuangan, serta akses pasar dan pemasaran. Melalui NTT Mart, pemerintah menjamin ruang pemasaran bagi produk lokal NTT agar mampu bersaing dan berkelanjutan.
Dari sisi pembiayaan, pemerintah mendorong optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bank NTT memiliki plafon KUR hingga Rp1 triliun dengan bunga rendah, didukung perbankan nasional seperti BNI, BRI, dan Bank Mandiri.
Gubernur Melki menekankan penyaluran KUR harus tepat sasaran karena merupakan dana negara untuk pemberdayaan UMKM.
Pada aspek pemasaran, NTT Mart diharapkan menjadi etalase kebanggaan produk lokal sekaligus penggerak ekonomi daerah. Pemerintah juga mendorong ASN untuk membelanjakan minimal Rp100 ribu per bulan untuk produk lokal serta memperkuat konsep One Village One Product (OVOP) sebagai basis ekonomi berbasis komunitas.
Peluncuran NTT Mart tersebut dihadiri Bupati Ngada Raymundus Bena, Plt Sekda Provinsi NTT, Ketua DPRD Kabupaten Ngada Romilus Juji, Ketua Dekranasda Kabupaten Ngada, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, perbankan, serta para pelaku UMKM dan IKM.
Editor : Boni Atolan

















