banner 728x250

Gubernur NTT Ikuti Panen Raya Nasional, Tegaskan Komitmen Daerah Jaga Swasembada Pangan

banner 120x600
banner 468x60

Kupang —

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mengikuti Panen Raya Nasional dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual, Selasa (7/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kupang dan dihadiri Wakil Gubernur NTT, Bupati Kupang, serta jajaran Forkopimda Provinsi NTT.

banner 325x300

Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan merupakan tonggak penting yang harus dijaga secara konsisten, terutama melalui penguatan peran daerah. Menurutnya, NTT siap berkontribusi aktif dalam agenda nasional dengan memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“NTT berkomitmen mendukung penuh kebijakan swasembada pangan nasional. Penguatan produksi, peningkatan produktivitas petani, serta jaminan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas akan terus menjadi prioritas daerah,” ujar Melki.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa swasembada pangan merupakan bukti kekuatan bangsa dan fondasi utama kemerdekaan serta kemajuan negara. Presiden menyatakan Indonesia telah membuktikan kemampuannya memenuhi kebutuhan pangan rakyat tanpa ketergantungan pada impor.

Presiden juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan, evaluasi, dan tata kelola yang baik agar capaian swasembada pangan dapat berkelanjutan. Apresiasi disampaikan kepada para petani di seluruh Indonesia yang dinilai berperan besar dalam pencapaian tersebut dalam waktu relatif singkat.

Sementara itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyebut kebijakan strategis Presiden di sektor pertanian telah memberikan dampak nyata. Percepatan regulasi pupuk menurunkan harga hingga 20 persen, stok beras nasional melampaui 4 juta ton—tertinggi sepanjang sejarah—dan impor beras medium resmi dihentikan.

Produksi beras nasional diperkirakan mencapai 34 juta ton. Pemerintah pusat juga menargetkan penghentian impor gula putih pada tahun ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional.

Menutup kegiatan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan Pemerintah Provinsi NTT akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan demi ketahanan pangan nasional.

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!