banner 728x250

Gubernur NTT Dorong Sinergi dengan TVRI NTT, Nobar Piala Dunia 2026 Libatkan UMKM

banner 120x600
banner 468x60

Kupang –

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menerima kunjungan Kepala Stasiun TVRI NTT Jefri bersama jajaran di ruang kerja Gubernur NTT, Jumat (16/1/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi NTT dan TVRI NTT dalam penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat.

banner 325x300

Dalam pertemuan itu, Gubernur Melki Laka Lena menyambut baik rencana kerja sama penayangan Piala Dunia 2026 yang hak siarnya dipegang oleh TVRI. Seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026 akan ditayangkan secara gratis melalui TVRI Sport dan TVRI Nasional, sehingga dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di NTT.

Menurut Gubernur Melki, penayangan Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai edukatif serta potensi besar dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah. Salah satu program yang dibahas adalah rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia di kabupaten dan kota se-NTT dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

“Kegiatan yang mampu mendorong perputaran ekonomi rakyat tentu kami dukung. UMKM harus mendapat ruang untuk mengambil bagian dari momentum besar seperti Piala Dunia,” ujar Gubernur Melki.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi NTT siap berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota guna memastikan dukungan teknis serta penyediaan fasilitas agar pelaksanaan nobar Piala Dunia 2026 dapat berjalan lancar dan tertib.

Turut hadir mendampingi Gubernur NTT dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT.

Gubernur Melki berharap, melalui kolaborasi dengan TVRI NTT, pelaksanaan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat NTT tanpa batas, sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan perekonomian daerah dan penguatan UMKM lokal.

 

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!