Kupang, 28 Oktober 2025 –
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mendorong pengusaha muda untuk menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi lokal melalui Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) NTT. Pernyataan ini disampaikan Gubernur Melki saat menghadiri Welcome Dinner dan silaturahmi bersama keluarga besar HIPMI NTT di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Selasa malam.
Acara dihadiri Ketua OKK BPP HIPMI Tri Febrianto Damu, Korwil HIPMI Bali-Nusra Bang Ari SW, Ketua Dewan Kehormatan BPD HIPMI NTT Fahmi Abdulahi, Ketua BPD HIPMI NTT Ikhsan Darwis, beserta jajaran pengurus dan calon pengurus HIPMI NTT periode 2025–2029. Pertemuan ini menjadi momen penting menjelang Musyawarah Daerah (Musda) BPD HIPMI NTT yang mengusung tema “Kolaborasi Pengusaha Muda Membangun NTT.”
Gubernur Melki menekankan bahwa pembangunan NTT tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi nyata bersama dunia usaha, khususnya generasi muda. Ia menyebut peluang dari program nasional sangat besar, namun tantangannya adalah kesiapan daerah menyambut dana pusat. “Di sinilah peran pengusaha muda HIPMI dibutuhkan—untuk cepat tangkap peluang, berani ambil posisi, dan memastikan uang berputar di NTT, bukan keluar daerah,” ujar Melki.
Ia menyoroti sektor potensial seperti pertanian, garam, energi terbarukan, dan industri air mineral lokal. Gubernur Melki mendorong HIPMI agar menjadi pemain utama di dalam negeri, tidak menunggu investor dari luar. Pemerintah siap mendukung penuh agar pengusaha muda lokal mendapat ruang dan perlindungan dalam setiap rantai bisnis strategis.
Gubernur Melki menegaskan semangat pembangunan ekonomi NTT dari bawah lewat gerakan One Village One Product (OVOP) dan One School One Product (OSOP). “Bila digerakkan bersama dunia usaha muda, ekonomi lokal akan lebih cepat tumbuh dan membuka banyak lapangan kerja baru. HIPMI harus menjadi mitra nyata pemerintah dalam memperkuat ekonomi NTT — dari NTT, untuk NTT,” kata Melki.
Editor : Boni Atolan

















