BETUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka mendorong produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk bersaing di tingkat regional melalui Pameran Pembangunan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Nusa Tenggara Timur (NTT). Komitmen ini sejalan dengan implementasi program One Village One Product (OVOP) dan visi pembangunan berbasis desa.
Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, menegaskan bahwa pameran ini merupakan ruang strategis untuk menunjukkan konsistensi kabupaten dalam membangun ekonomi dari desa. “Kami menempatkan UMKM, ekonomi kreatif, dan potensi lokal sebagai pilar utama pembangunan daerah,” ujarnya saat membuka pameran, Selasa (16/12/2025).
Malaka saat ini memiliki ribuan pelaku UMKM dengan sejumlah produk unggulan berbrand. Dua contoh yang ditampilkan adalah produk herbal Kelompok Usaha Herbal Zaitun dari Desa Webriamata (serbuk kunyit asam, jahe instan) dan keripik pisang dari UMKM Ersalgi di Desa Lekekun Utara. “Ini bukti desa mampu menghasilkan produk berkualitas dengan dukungan pendampingan dan promosi yang tepat,” tambah Wakil Bupati.
Dengan 127 desa yang masing-masing memiliki keunikan potensi, Pemkab Malaka berkomitmen memperkuat ekonomi rakyat secara merata. Keikutsertaan dalam pameran ini juga menjadi bentuk sinergi dengan kebijakan Provinsi NTT dalam mendorong hilirisasi produk lokal.
Acara yang mengusung tema “NTT Berjaya, UMKM Berdaya” ini dihadiri unsur Forkopimda, kepala desa, camat, serta para pelaku UMKM dan tokoh masyarakat.
Editor : Boni Atolan

















