Jatim, 24 Maret 2026 –
DIKLAT ANFA Pasuruan terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan sepak bola usia muda dengan melakukan berbagai pembenahan menjelang keikutsertaan dalam kompetisi Liga TopSkor 2026 U-16 Zona Surabaya, Jawa Timur.
Di bawah komando pelatih kepala, Anton, S.Pd, yang mengantongi lisensi kepelatihan C AFC, tim ini fokus meningkatkan kualitas teknis, taktis, dan mental para pemain.
Pembinaan dilakukan secara terstruktur dengan mengedepankan pendekatan modern yang tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan bermain, tetapi juga pembentukan karakter atlet muda.
Head Coach Anton menjelaskan bahwa program latihan DIKLAT ANFA mengusung konsep pengembangan bertahap melalui metode “Golden Age Training menuju Golden Age Player”, yakni memaksimalkan fase usia emas pemain untuk membentuk fondasi keterampilan dan kecerdasan bermain yang kuat.
“Pembinaan usia muda adalah kunci. Di usia inilah pemain harus dibekali teknik dasar, pemahaman taktik, serta karakter disiplin agar ke depan bisa menjadi pemain profesional,” ujarnya.
Selain itu, DIKLAT ANFA Pasuruan menerapkan kurikulum pembinaan berbasis filosofi permainan modern (Filensia) yang dipadukan dengan pendekatan 6E (Education, Ethics, Engagement, Experience, Excellence, dan Enjoyment).
Model ini bertujuan menciptakan pemain yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan kecintaan terhadap sepak bola.
Sebagai bagian dari penguatan kualitas tim, proses rekrutmen pemain dilakukan secara terbuka dengan menjaring talenta dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kabupaten Pasuruan, tetapi juga dari sejumlah wilayah lain seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, hingga Papua. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim di level regional maupun nasional.
Keikutsertaan dalam Liga TopSkor sendiri menjadi bagian penting dalam proses pembinaan, mengingat kompetisi ini dikenal sebagai salah satu ajang usia muda paling kompetitif di Indonesia yang telah melahirkan banyak pemain berbakat untuk level nasional.
Dengan persiapan yang semakin matang dan sistem pembinaan yang terarah, DIKLAT ANFA Pasuruan optimistis mampu bersaing dan menunjukkan performa terbaiknya di Liga TopSkor 2026 Zona Surabaya, sekaligus menjadi wadah lahirnya talenta-talenta muda potensial bagi masa depan sepak bola Indonesia.
Editor : Boni Atolan

















