Malaka –
Aksi kekerasan brutal terjadi di wilayah Fatuao, Desa Tunabesi, pada Sabtu malam (sekitar pukul 23.00 WITA). Seorang pemuda asal Desa Tunmat, Marianus Manek Unsain (Maris), menjadi korban pengeroyokan oleh belasan orang yang diduga dipimpin pelaku berinisial JA.
Peristiwa tersebut bermula saat korban melintas dari arah Oetfo. Tanpa peringatan, korban dihadang oleh sekelompok orang dan langsung diserang secara membabi buta. Selain mengalami penganiayaan, sepeda motor milik korban juga dirusak hingga mengalami kerusakan parah.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka serta kerugian materi. Meski dalam kondisi terluka, korban berupaya mencari pertolongan dan melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian sekitar pukul 02.00 WITA.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi dan menangkap para pelaku, serta mengungkap motif di balik aksi kekerasan tersebut. Kasus ini pun memicu keresahan di tengah masyarakat yang mendesak aparat bertindak cepat dan tegas.
Korban, Maris, menuturkan bahwa dirinya diserang tanpa alasan jelas.
“Saya dihadang di jalan dan langsung dikeroyok tanpa alasan. Jumlah mereka belasan orang, saya tidak punya kesempatan untuk melawan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa para pelaku tidak hanya menganiaya dirinya, tetapi turut merusak kendaraan miliknya.
“Mereka tidak hanya menganiaya saya, tetapi juga merusak motor saya. Ini tindakan brutal dan sangat merugikan saya,” katanya.
Maris berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal.
“Saya sudah lapor ke polisi. Saya minta para pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Saya ingin keadilan,” tegasnya.
Editor : Boni Atolan

















