banner 728x250

Bupati Malaka Tekankan Komitmen Kuat dalam Pengembangan Sepak Bola di Kabupaten Malaka

SBS Serius Urus Bola: 12 SSB Aktif, Kompetisi Rutin, dan Pelatihan Pelatih Diluncurkan

banner 120x600
banner 468x60

Malaka, 16 Oktober 2025 –

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), memimpin pertemuan strategis bersama pengurus Sekolah Sepak Bola (SSB) Malaka, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Pengurus PSSI Kabupaten Malaka pada Kamis (16/10) di rumah Jabatan Haitimuk.

banner 325x300

Dalam kesempatan tersebut, Bupati SBS memberikan arahan penting terkait pengelolaan dan pengembangan sepak bola yang menekankan komitmen, dedikasi, dan pengorbanan dari seluruh pihak yang terlibat.

“Urus bola itu harus bersedia korbankan waktu, pikiran, perasaan, dan material,” ujar Bupati SBS. Pernyataan ini menjadi dasar semangat untuk membangun sepak bola Malaka yang lebih profesional dan berprestasi.

Bupati menjelaskan bahwa struktur organisasi SSB telah terbentuk di tingkat kabupaten dan kecamatan, dengan jumlah 12 SSB yang tersebar di 12 kecamatan. Setiap SSB terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan 3 sampai 5 pelatih yang membina kelompok umur U12, U14, dan U16.

Dalam pengelolaan anggaran, Bupati menegaskan prinsip efisiensi dan kualitas, agar dana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa pemborosan maupun kikir.

Lebih jauh, Bupati menginstruksikan pelaksanaan kompetisi rutin bagi setiap kelompok umur yang digelar setiap akhir pekan dan pada momentum besar seperti 2 Mei dan 17 Agustus. Pelaksanaan kegiatan ini akan diawasi secara langsung oleh Dispora bersama Tim Teknis dan PSSI Malaka untuk memastikan standar yang tinggi.

Bupati juga mengumumkan rencana pelatihan pelatih berlisensi D yang akan segera digelar dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan. Program pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Malaka, Dispora, PSSI Kabupaten Malaka, PSSI Provinsi NTT, dan Instruktur dari Pusat. Sebanyak 60 pelatih akan disiapkan melalui pelatihan yang digelar di Kabupaten Malaka.

Selain SDM, perhatian juga diberikan pada perbaikan fasilitas latihan, dengan rencana peningkatan dan pengamanan lapangan yang tersebar di 12 kecamatan, seperti lapangan umum Betun yang dipagari dan diperbaiki.

“Pengembangan sepak bola bukan hanya olahraga, tapi investasi masa depan yang harus kita jaga bersama,” pungkas Bupati SBS.

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!